CSR News – Berau Coal Energy https://beraucoalenergy.co.id Better Energy, Brighter Future Wed, 15 Jul 2026 07:40:19 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.6 https://beraucoalenergy.co.id/wp-content/uploads/BC_potrait_putih_square-email.jpg CSR News – Berau Coal Energy https://beraucoalenergy.co.id 32 32 PT Berau Coal Dukung Festival Bekudung Betiung, Perkuat Pelestarian Budaya Tumbit Dayak https://beraucoalenergy.co.id/2026/06/26/pt-berau-coal-dukung-festival-bekudung-betiung-perkuat-pelestarian-budaya-tumbit-dayak/ Fri, 26 Jun 2026 15:19:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8737

Komitmen PT Berau Coal bersama dalam mendukung pelestarian budaya lokal kembali diwujudkan melalui partisipasinya pada pelaksanaan Festival Bekudung Betiung 2026 di Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung.

Bersama mitra kerja, perusahaan kembali memberikan dukungan agar festival budaya tahunan tersebut dapat terselenggara dengan lancar dan semakin berkembang.

Festival yang telah memasuki tahun kelima pelaksanaannya itu dinilai bukan sekadar ajang hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya Dayak sekaligus berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan Kabupaten Berau.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan apresiasi atas konsistensi seluruh pihak yang terus mendukung penyelenggaraan Festival Bekudung Betiung, termasuk PT Berau Coal yang selama ini aktif berkontribusi.

“Mewakili Pemkab Berau, saya mengapresiasi terselenggaranya Festival Bekudung Betiung di Kampung Tumbit Dayak tahun 2026 ini,” ujarnya.

Menurut Gamalis, pemerintah daerah menargetkan Festival Bekudung Betiung dapat masuk dalam Kharisma Event Nasional (KEN). Namun, untuk mewujudkan target tersebut dibutuhkan sinergi berbagai pihak karena pemerintah kampung dan panitia tidak dapat bekerja sendiri.

Ia menilai keterlibatan dunia usaha, khususnya perusahaan yang beroperasi di sekitar kampung, menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pengembangan festival tersebut.

“Harapan kami, perusahaan-perusahaan di sekitar kampung, dapat terus memberikan perhatian dari berbagai aspek. Tidak hanya pada sektor pertambangan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pengembangan masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap kegiatan budaya seperti ini,” katanya.

Gamalis juga menyampaikan terima kasih atas konsistensi PT Berau Coal yang setiap tahun hadir mendukung Festival Bekudung Betiung.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Berau Coal yang terus konsisten memberikan perhatian, khususnya terhadap Festival Bekudung Betiung di Kampung Tumbit Dayak. Semoga pembinaan kepada kampung-kampung di sekitar wilayah operasional perusahaan terus berlanjut,” ucapnya.

Sementara itu, Community Relations Manager PT Berau Coal, Muhammad Sulaiman, mengatakan pihaknya bersama mitra kerja merasa bangga dapat kembali menjadi bagian dari penyelenggaraan festival budaya tersebut.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Festival Bekudung Betiung berjalan lancar dan sukses. PT Berau Coal bersama mitra kerja turut serta menyukseskan kegiatan ini di Kampung Tumbit Dayak,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah sekitar Kampung Tumbit Dayak, PT Berau Coal memiliki komitmen mendukung kegiatan masyarakat, termasuk pelestarian budaya daerah.

“Kami selaku dunia usaha yang berada di lingkar Kampung Tumbit Dayak ikut menyukseskan kegiatan ini. Semoga Festival Bekudung Betiung semakin dikenal masyarakat luas dan cita-cita bersama agar festival ini dapat masuk dalam Kharisma Event Nasional bisa terwujud,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dukungan yang diberikan PT Berau Coal bersama mitra kerja mencakup bantuan material maupun nonmaterial. Selama proses persiapan hingga pelaksanaan festival, komunikasi dengan panitia juga terjalin secara intensif sehingga kebutuhan penyelenggaraan dapat dipenuhi secara optimal.

“Kami memberikan dukungan sesuai kebutuhan panitia, baik material maupun nonmaterial. Koordinasi yang terjalin juga cukup intens sehingga pelaksanaan festival dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Kepala Kampung Tumbit Dayak, Ahmad Jamlan, mengakui dukungan dari PT Berau Coal beserta mitra kerja menjadi salah satu faktor penting yang membuat Festival Bekudung Betiung dapat terus terselenggara selama lima tahun terakhir.

“Alhamdulillah, selama lima tahun pelaksanaan festival kami selalu mendapatkan dukungan dari PT Berau Coal bersama mitra kerja dan pihak ketiga lainnya. Berkat dukungan tersebut, kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses,” tuturnya.

Ia menyebut dukungan dunia usaha menjadi semakin penting mengingat keterbatasan anggaran pemerintah untuk penyelenggaraan kegiatan di kampung.

“Anggaran dari pemerintah memang sangat terbatas, bahkan mengalami pengurangan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena itu kami sangat bersyukur masih mendapat dukungan dari berbagai pihak,” katanya.

Ahmad berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut sehingga Festival Bekudung Betiung semakin berkembang dan mampu menjadi agenda budaya berskala nasional.

“Kami berharap dukungan PT Berau Coal bersama seluruh mitra tetap berlanjut. Persiapan festival telah kami lakukan sekitar setengah bulan sebelum pembukaan, dan kami optimistis seluruh rangkaian kegiatan hingga penutupan pada 30 Juni 2026 dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” kuncinya.

Sumber: portalberau.online

]]>
Cokelat Kulanta, Produk Lokal Labanan Makarti yang Terus Bertumbuh https://beraucoalenergy.co.id/2026/06/18/cokelat-kulanta-produk-lokal-labanan-makarti-yang-terus-bertumbuh/ Thu, 18 Jun 2026 15:03:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8733
Produk olahan kakao Kulanta di Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur.

Di balik berkembangnya komoditas kakao di Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, lahir sebuah gerakan pemberdayaan yang kini membawa dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. 

Melalui kelompok usaha Kulanta, belasan perempuan desa kini terlibat aktif dalam mengolah kakao menjadi produk cokelat bernilai jual tinggi.

Inisiatif tersebut digagas oleh Dhea Nurwana Solihin asal Labanan Makarti yang melihat potensi besar kakao tidak hanya sebagai hasil panen, tetapi juga sebagai bahan baku industri rumahan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Berawal dari keterlibatannya dalam Program Pejuang Sigap Sejahtera pada 2019, Dhea melihat peluang untuk mengembangkan produk turunan kakao seiring meningkatnya budidaya tanaman tersebut di kampungnya.

Saat itu, pengembangan kakao didukung melalui bantuan bibit dari Pemerintah Kabupaten Berau.

Alih-alih hanya menjual hasil panen, Dhea memilih mendorong pengolahan kakao menjadi produk siap konsumsi.

Ia kemudian mengajak para ibu rumah tangga untuk ikut terlibat dalam proses produksi, mulai dari pengolahan hingga pemasaran.

“Potensi kakao di kampung cukup besar. Saya berpikir bagaimana hasil panen ini bisa memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Gagasan tersebut kemudian melahirkan Kelompok Usaha Kulanta pada 2022. Kini, kelompok tersebut beranggotakan 15 perempuan yang berasal dari berbagai RT di Kampung Labanan Makarti.

Menurut Dhea, pelibatan perempuan menjadi salah satu fokus utama karena selama ini berbagai aktivitas pembangunan dan ekonomi di kampung lebih banyak didominasi kaum laki-laki.

“Saya ingin ibu-ibu juga memiliki ruang untuk berkembang, memiliki keterampilan dan bisa berkontribusi terhadap perekonomian keluarga,” katanya.

Perkembangan Kulanta semakin pesat setelah mendapat dukungan dari PT Berau Coal melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat sejak akhir 2022.

Berbagai bentuk pendampingan diberikan, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan fasilitas produksi, pengembangan kemasan produk, hingga perluasan akses pasar.

Anggota Kulanta juga memperoleh kesempatan melakukan studi banding ke Bali dan Yogyakarta guna mempelajari strategi pengembangan usaha dan pemasaran produk UMKM yang lebih modern.

Hasilnya mulai terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Jika pada awal usaha omzet penjualan hanya sekitar Rp1 juta per bulan, kini produk cokelat Kulanta telah dipasarkan di sejumlah minimarket, hotel, hingga platform penjualan daring.

Tak hanya itu, produk mereka juga kerap tampil dalam berbagai pameran skala nasional, termasuk Trade Expo Indonesia di Jakarta.

Prestasi tersebut turut mengantarkan Kulanta meraih penghargaan Tjipta UMKM Awards kategori Outstanding UMKM.

“Pendampingan yang kami terima sangat membantu, terutama dalam peningkatan kualitas kemasan dan pemasaran. Saat ini omzet usaha dalam setahun hampir mencapai Rp150 juta,” ungkap Dhea.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada PT Berau Coal yang terus mendampingi perkembangan usaha tersebut sejak awal.

“Terima kasih kepada PT Berau Coal yang telah mendukung dan mendampingi perjalanan Kulanta hingga bisa berkembang seperti sekarang,” tuturnya.

Community Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan mengatakan keberhasilan Kulanta menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat berkembang menjadi usaha produktif apabila didukung inovasi, kemauan belajar dan pendampingan yang berkelanjutan.

Menurutnya, perusahaan berkomitmen membantu pengembangan UMKM melalui berbagai program pemberdayaan yang bertujuan menciptakan usaha mandiri dan berdaya saing.

“Kulanta membuktikan bahwa kakao lokal tidak hanya memiliki potensi sebagai komoditas pertanian, tetapi juga dapat diolah menjadi produk unggulan yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.

“Kami berharap kisah ini dapat menginspirasi kelompok usaha lainnya di Berau,” pungkasnya.

Sumber: pusaranmedia.com

]]>
PT Berau Coal Ringankan Beban Warga Terdampak Kebakaran https://beraucoalenergy.co.id/2026/06/09/pt-berau-coal-ringankan-beban-warga-terdampak-kebakaran/ Tue, 09 Jun 2026 15:25:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8740
PERDULI SESAMA: Manajemen PT Berau Coal saat menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran yang berada di Kampung Sei Bebanir Bangun.

PT Berau Coal menyalurkan bantuan sembako kepada korban kebakaran yang melanda sebuah rumah bangsalan di RT 4, Jalan Pendidikan III, Kampung Sei Bebanir Bangun, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau.

Peristiwa tersebut terjadi pada 1 Juni 2026 dan mengakibatkan penghuni rumah kehilangan sebagian besar harta benda mereka.

Dalam hal ini PT Berau Coal menyerahkan bantuan kebutuhan pokok untuk membantu meringankan beban korban selama masa pemulihan.

Community Based Development Manager PT Berau Coal Reza Hermawan, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami korban. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari untuk korban

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi. Semoga bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan kebutuhan korban saat ini. Kami juga mengajak seluruh pihak dan masyarakat untuk terus menjaga semangat saling membantu saudara kita yang sedang mengalami kesulitan” ujarnya.

Muhammad Bhakti, selaku penyewa rumah bangsalan dalam kejadian ini, menjelaskan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik.

“Saat kebakaran terjadi kami sedang tidur. Alhamdulillah kami masih bisa menyelamatkan diri. Namun, sebagian besar barang-barang tidak sempat diselamatkan, hanya sepeda motor yang berhasil kami keluarkan karena api cepat membesar,” ungkapnya

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan PT Berau Coal kepada keluarganya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal atas kepedulian dan bantuan yang telah diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami di tengah kondisi yang sedang kami alami,” tuturnya.

Sumber: beraupost.jawapos.com

]]>
Wujud Syukur dan Kepedulian, PT Berau Coal dan Mitra Kerja Kembali Salurkan Hewan Kurban https://beraucoalenergy.co.id/2026/05/29/wujud-syukur-dan-kepedulian-pt-berau-coal-dan-mitra-kerja-kembali-salurkan-hewan-kurban/ Fri, 29 May 2026 11:58:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8722
SALURKAN HEWAN KURBAN: PT Berau Coal bersama mitra kerja menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat Kabupaten Berau dalam rangka Iduladha 1447 H.

Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, PT Berau Coal dan mitra kerja kembali menyalurkan hewan kurban di sejumlah kampung dan kecamatan di Kabupaten Berau.

Meski sektor batubara saat ini masih menghadapi berbagai tantangan dan dinamika, perusahaan tetap berupaya menjaga tradisi berbagi kepada masyarakat melalui momentum Iduladha.

Kegiatan tahunan ini merupakan wujud rasa syukur PT Berau Coal dan mitra kerja, sekaligus sebagai upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Berau.

Muhammad Sulaiman, Community Relations Manager PT Berau Coal, menyampaikan bahwa jumlah hewan kurban yang disalurkan tahun ini disesuaikan dengan kondisi perusahaan dan tantangan industri yang masih berlangsung, baik secara operasional maupun global.

“Tahun ini, PT Berau Coal bersama mitra kerja menyalurkan 122 ekor sapi dan 76 ekor kambing kepada masyarakat di sejumlah kampung dan kecamatan di Kabupaten Berau. Meski dilakukan penyesuaian, kami tetap berupaya menjaga komitmen berbagi dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui momentum Iduladha ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyaluran hewan kurban juga menjadi wujud terima kasih perusahaan kepada masyarakat atas dukungan dan kebersamaan yang selama ini terjalin dengan baik.

Distribusi hewan kurban oleh PT Berau Coal dan mitra kerja dilakukan melalui koordinasi dengan melibatkan tokoh masyarakat, pemerintah kampung, hingga panitia Iduladha di masing-masing wilayah, dengan tujuan agar penyaluran tepat sasaran dan diterima dengan baik oleh masyarakat.

Tanggapan positif turut disampaikan oleh Rudi Hermanto, Sekretaris Desa Kampung Tanjung Perangat, Kecamatan Sambaliung, atas penyaluran hewan kurban di wilayahnya.

“Kita mengetahui kondisi industri tambang saat ini, harapan kami, penyaluran hewan kurban dapat terus berjalan ke depannya, untuk sejauh ini sinergi dengan masyarakat terjalin dengan baik, dan dukungan dari perusahaan juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat disini,” ungkapnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Arif Wisnu, Imam Masjid Baitul Makmur Kampung Sukan.

“Alhamdulillah tahun ini kami kembali mendapatkan dukungan melalui penyaluran sapi kurban dari PT Berau Coal dan mitra kerja. Terima kasih PT Berau Coal, harapannya kegiatan ini dapat terus berkelanjutan sehingga membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam penyaluran hewan kurban tahun ini, PT Berau Coal turut menggandeng sejumlah mitra kerja, di antaranya PT Pamapersada Nusantara, PT Bukit Makmur Mandiri Utama, PT Madhani Talatah Nusantara, PT Mutiara Tanjung Lestari, PT Fajar Anugerah Dinamika, PT Kaltim Diamond Coal, PT Bumi Artlantis Raya, PT Asian Bulk Logistik dan PT Dian Ciptamas Agung.

Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, perusahaan berharap momentum Iduladha tidak hanya menjadi tradisi berbagi, tetapi juga memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat di wilayah operasional.

Sumber: beraupost.jawapos.com

]]>
Sinergi untuk Kemajuan Kampung, PT Berau Coal Perkuat Infrastruktur dan Dukung Tradisi Lokal Bena Baru https://beraucoalenergy.co.id/2026/05/22/sinergi-untuk-kemajuan-kampung-pt-berau-coal-perkuat-infrastruktur-dan-dukung-tradisi-lokal-bena-baru/ Fri, 22 May 2026 14:00:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8725
Tampak Gedung Kantor Kepala Kampung Bena Baru saat diresmikan.

Komitmen PT Berau Coal dalam mendukung pembangunan masyarakat di wilayah lingkar tambang kembali ditunjukkan melalui pembangunan infrastruktur pelayanan publik hingga dukungan terhadap pelestarian budaya lokal di Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Kantor Kepala Kampung Bena Baru yang dibangun melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Berau Coal, pada Kamis 21 Mei 2026. 

Acara ini dirangkaikan dengan penyelenggaraan Festival Lesung Osap sebagai tradisi budaya tahunan masyarakat setempat.

Kepala Kampung Bena Baru, Nyelung Jalin mengatakan, pembangunan kantor kampung baru menjadi harapan besar bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan kampung.

Menurutnya, kantor kampung sebelumnya sudah berusia lebih dari 20 tahun dengan kondisi bangunan semi permanen berbahan kayu yang dinilai tidak lagi layak digunakan.

“Dengan adanya pembangunan kantor baru ini, masyarakat berharap pelayanan pemerintah kampung kedepan bisa lebih baik lagi,” katanya.

Dirinya pun mengapresiasi dukungan PT Berau Coal yang telah membantu merealisasikan pembangunan gedung tersebut melalui program PPM.

“Terima kasih Berau Coal, ini sesuatu yang luar biasa bagi kami. Pembangunannya sangat baik dan pemerintah daerah juga terus mendorong kami untuk berkolaborasi dengan perusahaan di sekitar kampung,” tambahnya.

General Manager Operations Support and Relations PT Berau Coal, Cahyo Andrianto saat menghadiri peresmian gedung kepala kampung bena baru sekaligus Festival Lesung Osap.

General Manager Operations Support and Relations PT Berau Coal, Cahyo Andrianto mengatakan, pembangunan Kantor Kepala Kampung Bena Baru merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan pelayanan masyarakat melalui penguatan infrastruktur dasar.

“Gedung kantor kampung ini dibangun melalui kerja sama Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat PT Berau Coal bersama Dharma Bakti Berau Coal dan Pemerintah Kampung Bena Baru,” jelasnya.

Ia mengatakan, keberadaan kantor baru tersebut diharapkan mampu mempermudah akses pelayanan masyarakat dengan fasilitas yang lebih memadai.

Tak hanya itu, Cahyo menyebut PT Berau Coal juga telah menjalankan berbagai program pembangunan lainnya di Kampung Bena Baru, mulai dari pembangunan gedung posyandu, pengolahan tempat pembuangan akhir (TPA), jalan usaha tani, bantuan minibus transportasi pelajar, hingga pemasangan jaringan listrik bagi masyarakat.

“Selain infrastruktur, saat ini kami fokus pada pilar ekonomi dan pendidikan. Salah satunya melalui program beasiswa bagi putra-putri Berau untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik Sinar Mas Berau Coal dan Institut Teknologi Sains Bandung,” katanya.

Program tersebut diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing untuk mendukung pembangunan daerah di masa depan.

Di sektor ekonomi, CSR PT Berau Coal juga mengembangkan program berkelanjutan melalui pengembangan komoditas kakao di Kampung Bena Baru. Saat ini, sebanyak 22 petani di Bena Baru telah terlibat dalam program tersebut dengan dukungan 5.837 bibit kakao yang diberikan perusahaan.

“Program ini bukan hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga peningkatan kapasitas petani dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Cahyo.

Mewakili Bupati Berau, Hj Sri Juniarsih, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Berau, M Hendratno turut mengapresiasi realisasi program PPM PT Berau Coal yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada PT Berau Coal. Ini bukti nyata dukungan mereka terhadap pembangunan kampung di Kabupaten Berau, khususnya di Bena Baru,” katanya.

Ia bahkan memuji kualitas bangunan kantor kampung yang dinilai sangat baik dan nyaman digunakan untuk menunjang pelayanan aparatur kampung kepada masyarakat.

“Menurut saya ini sangat bagus dan insya Allah bisa menjadi salah satu penunjang untuk meningkatkan kinerja aparatur kampung. Saya berharap ada timbal balik dari masyarakat juga terkait dengan perusahaan ini, artinya saling bersinergi,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto juga memberikan apresiasi terhadap komitmen PT Berau Coal dalam menyalurkan program CSR dan PPM kepada kampung-kampung di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Menurutnya, pembangunan kantor kampung tersebut menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan program perusahaan yang langsung dirasakan masyarakat.

“Saya apresiasi sekali Berau Coal ini, apalagi ini bangunan kantor yang cukup baik, harapannya juga dukungan lain bisa dirasakan di kampung sekitar,” pungkasnya.

Selain peresmian kantor kampung, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Festival Lesung Osap yang mendapat dukungan dari PT Berau Coal sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal dan kearifan tradisional masyarakat Kampung Bena Baru.

Diketahui, Lesung Osap bukan sekadar festival hiburan, melainkan bagian penting dari identitas masyarakat yang terus dijaga secara turun-temurun sebagai tradisi pesta panen tahunan. 

Festival tersebut turut menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, mulai dari tarian kolosal hingga atraksi budaya khas masyarakat setempat.

Sumber: nomorsatukaltim.disway.id

]]>
Pengumuman RUPST dan RUPSLB – 11 Mei 2026 https://beraucoalenergy.co.id/2026/05/11/pengumuman-rupst-dan-rupslb-11-mei-2026/ Mon, 11 May 2026 09:21:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8694
  • Pengumuman RUPST dan RUPSLB
  • AGMS dan EGMS Announcement 2026
  • ]]>
    Belajar Langsung dari Kebun, Karang Taruna Tanjung Redeb Dalami Budidaya Kakao Bersama PT Berau Coal https://beraucoalenergy.co.id/2026/05/08/belajar-langsung-dari-kebun-karang-taruna-tanjung-redeb-dalami-budidaya-kakao-bersama-pt-berau-coal/ Fri, 08 May 2026 11:50:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8719
    Karang Taruna Tanjung Redeb mengikuti kegiatan Pelatihan Budidaya Tanaman Kakao pada Kamis (7/5/2026) lalu yang diikuti 17 peserta di Kebun Percontohan Samburakat dampingan Berau Coal.

    Karang Taruna Tanjung Redeb mengikuti kegiatan Pelatihan Budidaya Tanaman Kakao pada Kamis (7/5/2026) lalu yang diikuti 17 peserta di Kebun Percontohan Samburakat dampingan Berau Coal.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan pertanian dalam kota atau urban farming yang tengah dikembangkan Kecamatan Tanjung Redeb melalui pemanfaatan lahan kosong milik pemerintah di belakang kantor camat.

    Sebelumnya, dalam pengembangan urban farming tersebut, PT Berau Coal memberikan dukungan berupa 180 bibit kakao bersertifikasi, kompos, insektisida Decis, tanaman penaung berupa durian, serta tanaman hortikultura seperti jagung pipil dan jagung manis.

    Pelatihan budidaya kakao ini diberikan karena pengelolaan lahan dilakukan oleh Karang Taruna Tanjung Redeb yang memiliki latar belakang beragam, sehingga masih membutuhkan pemahaman teknis terkait budidaya kakao.

    Meski demikian, para pemuda yang terlibat menunjukkan semangat belajar yang tinggi dalam mengembangkan tanaman kakao di kawasan urban farming tersebut. Hal itu terlihat dari keaktifan peserta saat pelatihan.

    Community Based Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung pengembangan kapasitas masyarakat.

    “Harapannya, teman-teman Karang Taruna bisa memanfaatkan kegiatan ini untuk menambah pengetahuan dan keterampilan terkait budidaya kakao,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

    Reza menambahkan, pengembangan kakao yang dilakukan PT Berau Coal diharapkan dapat menyebarluas ke masyarakat sebagai upaya mendorong kakao menjadi salah satu potensi ekonomi masa depan Kabupaten Berau.

    “Tujuan kami adalah bagaimana pengembangan kakao ini bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat, sehingga ke depan kakao dapat berkembang dan menjadi salah satu potensi ekonomi masa depan Kabupaten Berau, yang tentunya sejalan dengan komoditas yang sedang didorong oleh Pemerintah Kabupaten Berau,” tambahnya.

    Mewakili Camat Tanjung Redeb, Ketua LPM sekaligus Ketua Karang Taruna Kecamatan Tanjung Redeb, Daud Yusuf, menyampaikan apresiasinya atas dukungan PT Berau Coal untuk pengembangan kakao.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan fasilitas kunjungan sekaligus kesempatan belajar di kebun percontohan binaan Berau Coal ini,” ungkapnya.

    Ia mengatakan, sebelumnya Karang Taruna Tanjung Redeb telah menerima bantuan 180 bibit kakao beserta sarana pendukung lainnya dari PT Berau Coal.

    “Kondisi kakao kami saat ini hidup, namun karena keterbatasan pengetahuan, kami merasa pengelolaannya belum optimal. Kami berharap melalui kegiatan ini tanaman kakao yang kami kembangkan bisa terus tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

    Sementara itu, Irwan, salah seorang anggota Karang Taruna Tanjung Redeb, menilai pengembangan kakao cukup menarik dan potensial untuk dikembangkan karena sejalan dengan komoditas unggulan Kabupaten Berau serta program pengembangan kakao yang tengah didorong PT Berau Coal.

    Sumber: benuanta.co.id

    ]]>
    PT Berau Coal Bekali Ratusan Kader dengan Edukasi Penanganan Stunting https://beraucoalenergy.co.id/2026/04/27/pt-berau-coal-bekali-ratusan-kader-dengan-edukasi-penanganan-stunting/ Mon, 27 Apr 2026 09:31:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8681

    PT Berau Coal terus berupaya membantu penanganan dan pencegahan stunting di Berau. Selain pemberian makanan tambahan (PMT) di 19 kampung lingkar tambang, perusahaan mengadakan edukasi kepada sejumlah kader posyandu. Salah satunya melalui seminar kesehatan penanganan stunting yang merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Berau Coal.

    Seminar diadakan di Auditorium Politeknik Sinarmas Berau Coal pada Kamis, 23 April 2026. Temanya Kader Cerdas, Balita Sehat: Sinergi Gizi Klinis dan Pendekatan Psikologis dalam Penanganan Stunting. Pesertanya mencapai 138 orang dari 16 kampung.

    Community Based Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan, mengatakan program ini salah satu pilar kesehatan melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal (YDBBC). Penanganan stunting disebut sesuai program yang dicanangkan pemerintah.

    “Selain edukasi, kami melakukan intervensi spesifik terhadap yang sudah stunting dengan pendampingan, seperti bekerja sama dengan dokter spesialis maupun dengan puskesmas dan kader posyandu,” terang Reza.

    PT Berau Coal disebut sangat memberi perhatian kepada generasi muda penerus bangsa di Berau. Bukan hanya penanganan stunting, perusahaan berkontribusi di dunia pendidikan termasuk pendidikan tinggi.

    “Kami bergerak dengan memberikan PMT serta menjadi bapak asuh untuk anak stunting mandiri. Kami kontinyu, memonitoring, dan bekerja sama multipihak baik pemerintah maupun swasta. Hasilnya bisa dilihat dari audit stunting di Berau,” sambungnya.  

    Reza berharap edukasi kader ini memberi ilmu yang bermanfaat agar penanganan stunting membawa dampak yang nyata. Selain edukasi, PT Berau Coal menjalankan program PMT melalui skema Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) Mandiri Lokal. Program ini telah menyasar 420 anak di 19 kampung dampingan sepanjang 2024 hingga 2025.

    Murniati, kader Posyandu Permata Borneo, Kelurahan Sei Bedungun, Tanjung Redeb, mengaku mendapat banyak materi menarik dan aplikatif. Ia juga mendapat ilmu baru dalam penanganan stunting.

    “Terima kasih kepada PT Berau Coal yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat baik ini. Semoga pendampingan kami, para kader ini, dapat terus berlanjut,” tutur Murniati.  

    Dokter umum sekaligus Putri Indonesia 2022, Cindy May Mc Guire, adalah salah satu narasumber dalam seminar tersebut. Ia mengatakan kegiatan dari PT Berau Coal ini merupakan langkah yang baik. Stunting menjadi masalah kompleks di Indonesia terutama di beberapa wilayah termasuk Berau.

    “Semoga kader-kader ini makin terlatih sehingga penerapannya di masyarakat nanti dapat lebih efektif,” kuncinya.

    Sumber: kaltimkece.id

    ]]>
    Mengolah Potensi Lokal, Usaha Keripik Singkong Warga Labanan Makmur Kian Berkembang https://beraucoalenergy.co.id/2026/04/23/mengolah-potensi-lokal-usaha-keripik-singkong-warga-labanan-makmur-kian-berkembang/ Thu, 23 Apr 2026 09:40:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8699
    Dari kebiasaan menanam singkong untuk mengisi waktu luang, Muhammad Syakirullah kini semakin sukses dengan usaha Keripik Singkongnya, terlebih dengan pendampingan dari PT Berau Coal.

    Muhammad Syakirullah (36) awalnya hanya menanam singkong untuk mengisi waktu luang. Hasil panennya pun sekadar dikonsumsi bersama keluarga atau dibagikan kepada tetangga.

    Namun, melimpahnya hasil panen membuatnya berpikir untuk mengolah singkong tersebut menjadi sesuatu yang lebih bernilai dan membawanya pada usaha Zafa Snack. 

    “Awalnya hanya untuk konsumsi sendiri dan dibagi ke tetangga, tapi karena masih banyak, saya coba olah jadi keripik,” ujarnya.

    Dari percobaan sederhana di dapur rumahnya, ia mulai menggoreng keripik singkong menggunakan peralatan seadanya.

    Tak disangka, rasa keripik buatannya justru mendapat respons positif dari orang-orang di sekitarnya.

    “Kalau ada teman datang, mereka coba dan bilang enak, bahkan menyarankan untuk dijual,” kenangnya.

    Dorongan tersebut menjadi titik awal berdirinya usaha yang kemudian diberi nama Zafa Snack.

    Bersama sang istri, Syakir mulai menekuni usaha ini secara lebih serius, meski dengan segala keterbatasan yang ada.

    Namun, perjalanan itu tidak selalu mulus. Salah satu kendala yang dihadapi adalah belum adanya legalitas produk, yang menjadi syarat penting untuk memperluas pemasaran.

    Kesempatan kemudian datang saat Syakir mendapat arahan untuk bergabung dalam program pemberdayaan UMKM yang didukung PT Berau Coal.

    Melalui pendampingan tersebut, ia memperoleh berbagai bantuan, mulai dari pengurusan izin PIRT hingga pengembangan kemasan produk.

    “Dengan adanya pendampingan, produk kami jadi punya legalitas dan kemasan lebih menarik,” ungkapnya.

    Tak hanya itu, ia juga mendapatkan pelatihan ketahanan pangan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, serta dukungan pemasaran sehingga produknya mulai masuk ke sejumlah swalayan di Tanjung Redeb.

    Seiring waktu, usaha yang dirintis dari dapur kecil itu terus berkembang. Kini, Syakir mengelola lahan singkong seluas satu hektare dengan sekitar 5.000 batang tanaman.

    Dalam satu pekan, ia mampu memproduksi keripik hingga dua kali, dengan hasil mencapai 25 hingga 30 kilogram.

    Permintaan pasar pun terus meningkat. Produk Zafa Snack kini semakin mudah ditemukan dan diminati masyarakat.

    Bahkan, produknya tengah dipersiapkan untuk masuk ke pusat oleh-oleh Rumah Kemas Batiwakkal di Jalan Pemuda.

    Syakir mengaku bersyukur atas dukungan yang diterimanya selama ini, terutama dalam proses pengembangan usaha.

    “Terima kasih atas pendampingannya, semoga usaha ini terus berkembang dan membawa berkah,” tuturnya.

    Ia pun berpesan kepada pelaku usaha lainnya agar tidak ragu untuk memulai dan terus berinovasi.

    Baginya, kunci utama dalam berusaha adalah kemauan untuk maju dan ketekunan dalam menghadapi tantangan.

    “Kuncinya punya kemauan dan tidak mudah menyerah,” pungkasnya.

    Sumber: beraupost.jawapos.com

    ]]>
    Poltek Sinar Mas Berau Coal Raih Akreditasi UNGGUL, Tegaskan Kualitas Pendidikan https://beraucoalenergy.co.id/2026/04/22/poltek-sinar-mas-berau-coal-raih-akreditasi-unggul-tegaskan-kualitas-pendidikan/ Wed, 22 Apr 2026 10:00:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8685
    TERAKREDITASI: Prodi Perawatan Mesin Politeknik Sinar Mas Berau Coal raih akreditasi UNGGUL.

    Kabar membanggakan datang dari Program Studi D-III Perawatan Mesin Politeknik Sinar Mas Berau Coal yang resmi meraih akreditasi UNGGUL berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik) No. 0068/SK/LAM Teknik/VD3/IV/2026 yang ditetapkan pada 21 April 2026.

    Capaian ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan vokasi, sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia industri.

    Akreditasi UNGGUL merupakan peringkat tertinggi dalam sistem akreditasi nasional yang diberikan oleh LAM Teknik.

    Predikat ini menunjukkan bahwa Prodi Perawatan Mesin telah memenuhi standar kualitas yang sangat baik dalam berbagai aspek, meliputi tata kelola program studi, kualitas sumber daya manusia, kurikulum berbasis industri, sarana dan prasarana, serta luaran lulusan.

    Direktur Politeknik Sinar Mas Berau Coal, Kris Adi Nugraha, S.Mn., M.M., CSCA, CPLM., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh sivitas akademika.

    “Pencapaian akreditasi UNGGUL ini adalah bukti nyata dari komitmen kami dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

    Keunggulan Prodi Perawatan Mesin tidak terlepas dari penerapan pembelajaran berbasis praktik (hands-on learning), dukungan fasilitas workshop yang representatif, serta kemitraan strategis dengan dunia industri, khususnya di sektor pertambangan dan energi.

    Selain itu, kegiatan penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat juga terus dikembangkan untuk mendukung peningkatan kualitas akademik.

    Ketua Program Studi Perawatan Mesin menambahkan bahwa capaian ini akan menjadi motivasi untuk terus berinovasi.

    “Akreditasi UNGGUL bukanlah akhir, melainkan awal untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kolaborasi industri, serta menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing,” ungkapnya.

    Sertifikat Akreditasi.

    Dengan diraihnya akreditasi UNGGUL ini, Prodi Perawatan Mesin Politeknik Sinar Mas Berau Coal diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat dan industri terhadap kualitas pendidikan yang diselenggarakan, serta berkontribusi lebih luas dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang teknik, khususnya perawatan mesin.

    ]]>