hompage select post – Berau Coal Energy https://beraucoalenergy.co.id Better Energy, Brighter Future Wed, 15 Jul 2026 07:40:19 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.6 https://beraucoalenergy.co.id/wp-content/uploads/BC_potrait_putih_square-email.jpg hompage select post – Berau Coal Energy https://beraucoalenergy.co.id 32 32 PT Berau Coal Dukung Festival Bekudung Betiung, Perkuat Pelestarian Budaya Tumbit Dayak https://beraucoalenergy.co.id/2026/06/26/pt-berau-coal-dukung-festival-bekudung-betiung-perkuat-pelestarian-budaya-tumbit-dayak/ Fri, 26 Jun 2026 15:19:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8737

Komitmen PT Berau Coal bersama dalam mendukung pelestarian budaya lokal kembali diwujudkan melalui partisipasinya pada pelaksanaan Festival Bekudung Betiung 2026 di Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung.

Bersama mitra kerja, perusahaan kembali memberikan dukungan agar festival budaya tahunan tersebut dapat terselenggara dengan lancar dan semakin berkembang.

Festival yang telah memasuki tahun kelima pelaksanaannya itu dinilai bukan sekadar ajang hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya Dayak sekaligus berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan Kabupaten Berau.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan apresiasi atas konsistensi seluruh pihak yang terus mendukung penyelenggaraan Festival Bekudung Betiung, termasuk PT Berau Coal yang selama ini aktif berkontribusi.

“Mewakili Pemkab Berau, saya mengapresiasi terselenggaranya Festival Bekudung Betiung di Kampung Tumbit Dayak tahun 2026 ini,” ujarnya.

Menurut Gamalis, pemerintah daerah menargetkan Festival Bekudung Betiung dapat masuk dalam Kharisma Event Nasional (KEN). Namun, untuk mewujudkan target tersebut dibutuhkan sinergi berbagai pihak karena pemerintah kampung dan panitia tidak dapat bekerja sendiri.

Ia menilai keterlibatan dunia usaha, khususnya perusahaan yang beroperasi di sekitar kampung, menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pengembangan festival tersebut.

“Harapan kami, perusahaan-perusahaan di sekitar kampung, dapat terus memberikan perhatian dari berbagai aspek. Tidak hanya pada sektor pertambangan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pengembangan masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap kegiatan budaya seperti ini,” katanya.

Gamalis juga menyampaikan terima kasih atas konsistensi PT Berau Coal yang setiap tahun hadir mendukung Festival Bekudung Betiung.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Berau Coal yang terus konsisten memberikan perhatian, khususnya terhadap Festival Bekudung Betiung di Kampung Tumbit Dayak. Semoga pembinaan kepada kampung-kampung di sekitar wilayah operasional perusahaan terus berlanjut,” ucapnya.

Sementara itu, Community Relations Manager PT Berau Coal, Muhammad Sulaiman, mengatakan pihaknya bersama mitra kerja merasa bangga dapat kembali menjadi bagian dari penyelenggaraan festival budaya tersebut.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Festival Bekudung Betiung berjalan lancar dan sukses. PT Berau Coal bersama mitra kerja turut serta menyukseskan kegiatan ini di Kampung Tumbit Dayak,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah sekitar Kampung Tumbit Dayak, PT Berau Coal memiliki komitmen mendukung kegiatan masyarakat, termasuk pelestarian budaya daerah.

“Kami selaku dunia usaha yang berada di lingkar Kampung Tumbit Dayak ikut menyukseskan kegiatan ini. Semoga Festival Bekudung Betiung semakin dikenal masyarakat luas dan cita-cita bersama agar festival ini dapat masuk dalam Kharisma Event Nasional bisa terwujud,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dukungan yang diberikan PT Berau Coal bersama mitra kerja mencakup bantuan material maupun nonmaterial. Selama proses persiapan hingga pelaksanaan festival, komunikasi dengan panitia juga terjalin secara intensif sehingga kebutuhan penyelenggaraan dapat dipenuhi secara optimal.

“Kami memberikan dukungan sesuai kebutuhan panitia, baik material maupun nonmaterial. Koordinasi yang terjalin juga cukup intens sehingga pelaksanaan festival dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Kepala Kampung Tumbit Dayak, Ahmad Jamlan, mengakui dukungan dari PT Berau Coal beserta mitra kerja menjadi salah satu faktor penting yang membuat Festival Bekudung Betiung dapat terus terselenggara selama lima tahun terakhir.

“Alhamdulillah, selama lima tahun pelaksanaan festival kami selalu mendapatkan dukungan dari PT Berau Coal bersama mitra kerja dan pihak ketiga lainnya. Berkat dukungan tersebut, kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses,” tuturnya.

Ia menyebut dukungan dunia usaha menjadi semakin penting mengingat keterbatasan anggaran pemerintah untuk penyelenggaraan kegiatan di kampung.

“Anggaran dari pemerintah memang sangat terbatas, bahkan mengalami pengurangan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena itu kami sangat bersyukur masih mendapat dukungan dari berbagai pihak,” katanya.

Ahmad berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut sehingga Festival Bekudung Betiung semakin berkembang dan mampu menjadi agenda budaya berskala nasional.

“Kami berharap dukungan PT Berau Coal bersama seluruh mitra tetap berlanjut. Persiapan festival telah kami lakukan sekitar setengah bulan sebelum pembukaan, dan kami optimistis seluruh rangkaian kegiatan hingga penutupan pada 30 Juni 2026 dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” kuncinya.

Sumber: portalberau.online

]]>
Tanam 3 Ribu Pohon, PT Berau Coal Perkuat Revegetasi Lahan Pascatambang https://beraucoalenergy.co.id/2026/06/22/tanam-3-ribu-pohon-pt-berau-coal-perkuat-revegetasi-lahan-pascatambang/ Mon, 22 Jun 2026 14:56:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8730
TANAM POHON: Direktur Operasional dan HSE PT Berau Coal, Arief Widhartono penghijauan dengan menanam 3.403 bibit pohon di di area OPD West Site Gurimbang.

PT Berau Coal membuktikan bahwa operasional tambang modern tidak melulu soal mengejar profit. Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjaga bumi lewat aksi penanaman puluhan ribu pohon serentak di seluruh area operasional.

Dipusatkan di area OPD West Site Gurimbang, aksi hijau ini berhasil menghijaukan kembali (revegetasi) lahan seluas 24,6 hektare. Sebanyak 3.403 bibit pohon ditanam, mulai dari tanaman kayu seperti Sengon Laut, Waru Johar, kayu putih, dan kahoi, hingga pohon buah-buahan seperti nangka, mangga, sirsak, kelengkeng, dan durian.

Langkah ini sejalan dengan tema global tahun ini: “Saatnya Bekerja untuk Iklim: Beraksi untuk Iklim, Bertumbuh untuk Masa Depan.”

Direktur Operasional dan HSE PT Berau Coal, Arief Widhartono, menegaskan aksi ini bukan formalitas tahunan, melainkan tanggung jawab moral seluruh pekerja tambang. Demi menjaga konsistensi, PT Berau Coal juga menggalakkan program “Jumat Hijau” setiap bulan di seluruh site.

Program ini melengkapi aktivitas reklamasi harian yang rutin digarap oleh Departement Environment. Arief juga menyoroti pentingnya membawa kebiasaan positif ini ke ranah domestik, terutama dalam isu global seperti pengelolaan sampah.

“Saya harap budaya menanam tidak hanya di lingkungan kerja saja, mari kita bawa juga untuk diterapkan di lingkungan sekitar,” ujar Arief, Senin (22/6/2026).

Kepala Teknik Tambang PT Berau Coal, Feri Indrayana, menjelaskan penanaman dilakukan di atas lahan yang telah matang secara teknis, yaitu lahan yang sudah ditimbun kembali dan dilapisi tanah pucuk (soil).

“Kegiatan ini sesuai dengan tema Hari Lingkungan Hidup, yaitu mengubah narasi menjadi aksi nyata untuk iklim,” kata Feri.

Sementara itu, Wakil Kepala Teknik Tambang Site Gurimbang, Dian Permana Putra, menambahkan bahwa indikator kesuksesan perusahaan masa kini telah bergeser. Konsep tambang modern wajib menyeimbangkan aspek  ekonomi, perlindungan lingkungan, dan dampak sosial.

Komitmen tersebut diwujudkan lewat tata kelola lingkungan yang komprehensif, meliputi:
• Pengelolaan air tambang dan pengendalian emisi.
• Efisiensi energi dan reklamasi lahan pascatambang.
• Perlindungan keanekaragaman hayati dan pengelolaan limbah legal.

Aksi tanam pohon ini ternyata baru permulaan. Environment Superintendent PT Berau Coal, Bambang Haryanto, membeberkan sejumlah agenda besar lain yang siap digelar dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini.

PT Berau Coal menjadwalkan program Enviro Goes to Campus, bimbingan teknis lingkungan hidup bersama Kementerian ESDM, hingga berbagai lomba internal untuk mendongkrak kesadaran lingkungan karyawan serta mitra kerja.

Sumber: benuanta.co.id

]]>
Cokelat Kulanta, Produk Lokal Labanan Makarti yang Terus Bertumbuh https://beraucoalenergy.co.id/2026/06/18/cokelat-kulanta-produk-lokal-labanan-makarti-yang-terus-bertumbuh/ Thu, 18 Jun 2026 15:03:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8733
Produk olahan kakao Kulanta di Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur.

Di balik berkembangnya komoditas kakao di Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, lahir sebuah gerakan pemberdayaan yang kini membawa dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. 

Melalui kelompok usaha Kulanta, belasan perempuan desa kini terlibat aktif dalam mengolah kakao menjadi produk cokelat bernilai jual tinggi.

Inisiatif tersebut digagas oleh Dhea Nurwana Solihin asal Labanan Makarti yang melihat potensi besar kakao tidak hanya sebagai hasil panen, tetapi juga sebagai bahan baku industri rumahan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Berawal dari keterlibatannya dalam Program Pejuang Sigap Sejahtera pada 2019, Dhea melihat peluang untuk mengembangkan produk turunan kakao seiring meningkatnya budidaya tanaman tersebut di kampungnya.

Saat itu, pengembangan kakao didukung melalui bantuan bibit dari Pemerintah Kabupaten Berau.

Alih-alih hanya menjual hasil panen, Dhea memilih mendorong pengolahan kakao menjadi produk siap konsumsi.

Ia kemudian mengajak para ibu rumah tangga untuk ikut terlibat dalam proses produksi, mulai dari pengolahan hingga pemasaran.

“Potensi kakao di kampung cukup besar. Saya berpikir bagaimana hasil panen ini bisa memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Gagasan tersebut kemudian melahirkan Kelompok Usaha Kulanta pada 2022. Kini, kelompok tersebut beranggotakan 15 perempuan yang berasal dari berbagai RT di Kampung Labanan Makarti.

Menurut Dhea, pelibatan perempuan menjadi salah satu fokus utama karena selama ini berbagai aktivitas pembangunan dan ekonomi di kampung lebih banyak didominasi kaum laki-laki.

“Saya ingin ibu-ibu juga memiliki ruang untuk berkembang, memiliki keterampilan dan bisa berkontribusi terhadap perekonomian keluarga,” katanya.

Perkembangan Kulanta semakin pesat setelah mendapat dukungan dari PT Berau Coal melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat sejak akhir 2022.

Berbagai bentuk pendampingan diberikan, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan fasilitas produksi, pengembangan kemasan produk, hingga perluasan akses pasar.

Anggota Kulanta juga memperoleh kesempatan melakukan studi banding ke Bali dan Yogyakarta guna mempelajari strategi pengembangan usaha dan pemasaran produk UMKM yang lebih modern.

Hasilnya mulai terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Jika pada awal usaha omzet penjualan hanya sekitar Rp1 juta per bulan, kini produk cokelat Kulanta telah dipasarkan di sejumlah minimarket, hotel, hingga platform penjualan daring.

Tak hanya itu, produk mereka juga kerap tampil dalam berbagai pameran skala nasional, termasuk Trade Expo Indonesia di Jakarta.

Prestasi tersebut turut mengantarkan Kulanta meraih penghargaan Tjipta UMKM Awards kategori Outstanding UMKM.

“Pendampingan yang kami terima sangat membantu, terutama dalam peningkatan kualitas kemasan dan pemasaran. Saat ini omzet usaha dalam setahun hampir mencapai Rp150 juta,” ungkap Dhea.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada PT Berau Coal yang terus mendampingi perkembangan usaha tersebut sejak awal.

“Terima kasih kepada PT Berau Coal yang telah mendukung dan mendampingi perjalanan Kulanta hingga bisa berkembang seperti sekarang,” tuturnya.

Community Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan mengatakan keberhasilan Kulanta menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat berkembang menjadi usaha produktif apabila didukung inovasi, kemauan belajar dan pendampingan yang berkelanjutan.

Menurutnya, perusahaan berkomitmen membantu pengembangan UMKM melalui berbagai program pemberdayaan yang bertujuan menciptakan usaha mandiri dan berdaya saing.

“Kulanta membuktikan bahwa kakao lokal tidak hanya memiliki potensi sebagai komoditas pertanian, tetapi juga dapat diolah menjadi produk unggulan yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.

“Kami berharap kisah ini dapat menginspirasi kelompok usaha lainnya di Berau,” pungkasnya.

Sumber: pusaranmedia.com

]]>
PT Berau Coal Ringankan Beban Warga Terdampak Kebakaran https://beraucoalenergy.co.id/2026/06/09/pt-berau-coal-ringankan-beban-warga-terdampak-kebakaran/ Tue, 09 Jun 2026 15:25:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8740
PERDULI SESAMA: Manajemen PT Berau Coal saat menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran yang berada di Kampung Sei Bebanir Bangun.

PT Berau Coal menyalurkan bantuan sembako kepada korban kebakaran yang melanda sebuah rumah bangsalan di RT 4, Jalan Pendidikan III, Kampung Sei Bebanir Bangun, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau.

Peristiwa tersebut terjadi pada 1 Juni 2026 dan mengakibatkan penghuni rumah kehilangan sebagian besar harta benda mereka.

Dalam hal ini PT Berau Coal menyerahkan bantuan kebutuhan pokok untuk membantu meringankan beban korban selama masa pemulihan.

Community Based Development Manager PT Berau Coal Reza Hermawan, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami korban. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari untuk korban

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi. Semoga bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan kebutuhan korban saat ini. Kami juga mengajak seluruh pihak dan masyarakat untuk terus menjaga semangat saling membantu saudara kita yang sedang mengalami kesulitan” ujarnya.

Muhammad Bhakti, selaku penyewa rumah bangsalan dalam kejadian ini, menjelaskan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik.

“Saat kebakaran terjadi kami sedang tidur. Alhamdulillah kami masih bisa menyelamatkan diri. Namun, sebagian besar barang-barang tidak sempat diselamatkan, hanya sepeda motor yang berhasil kami keluarkan karena api cepat membesar,” ungkapnya

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan PT Berau Coal kepada keluarganya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal atas kepedulian dan bantuan yang telah diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami di tengah kondisi yang sedang kami alami,” tuturnya.

Sumber: beraupost.jawapos.com

]]>
Pendaftaran Kehadiran RUPS BCE – 17 Juni 2026 https://beraucoalenergy.co.id/2026/05/29/pendaftaran-kehadiran-rups-bce-17-juni-2026/ Fri, 29 May 2026 17:08:08 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8696 Link Pendaftaran Kehadiran RUPS BCE – 17 Juni 2026

]]>
Pengumuman RUPST dan RUPSLB – 11 Mei 2026 https://beraucoalenergy.co.id/2026/05/11/pengumuman-rupst-dan-rupslb-11-mei-2026/ Mon, 11 May 2026 09:21:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8694
  • Pengumuman RUPST dan RUPSLB
  • AGMS dan EGMS Announcement 2026
  • ]]>
    Perubahan dan/atau Tambahan Keterbukaan Informasi https://beraucoalenergy.co.id/2026/04/24/perubahan-dan-atau-tambahan-keterbukaan-informasi/ Fri, 24 Apr 2026 09:08:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8644
  • Revisi KI_CG_Web – 24 April 2026
  • Revisi KI_ATBC_Web – 24 April 2026
  • ]]>
    Mengolah Potensi Lokal, Usaha Keripik Singkong Warga Labanan Makmur Kian Berkembang https://beraucoalenergy.co.id/2026/04/23/mengolah-potensi-lokal-usaha-keripik-singkong-warga-labanan-makmur-kian-berkembang/ Thu, 23 Apr 2026 09:40:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8699
    Dari kebiasaan menanam singkong untuk mengisi waktu luang, Muhammad Syakirullah kini semakin sukses dengan usaha Keripik Singkongnya, terlebih dengan pendampingan dari PT Berau Coal.

    Muhammad Syakirullah (36) awalnya hanya menanam singkong untuk mengisi waktu luang. Hasil panennya pun sekadar dikonsumsi bersama keluarga atau dibagikan kepada tetangga.

    Namun, melimpahnya hasil panen membuatnya berpikir untuk mengolah singkong tersebut menjadi sesuatu yang lebih bernilai dan membawanya pada usaha Zafa Snack. 

    “Awalnya hanya untuk konsumsi sendiri dan dibagi ke tetangga, tapi karena masih banyak, saya coba olah jadi keripik,” ujarnya.

    Dari percobaan sederhana di dapur rumahnya, ia mulai menggoreng keripik singkong menggunakan peralatan seadanya.

    Tak disangka, rasa keripik buatannya justru mendapat respons positif dari orang-orang di sekitarnya.

    “Kalau ada teman datang, mereka coba dan bilang enak, bahkan menyarankan untuk dijual,” kenangnya.

    Dorongan tersebut menjadi titik awal berdirinya usaha yang kemudian diberi nama Zafa Snack.

    Bersama sang istri, Syakir mulai menekuni usaha ini secara lebih serius, meski dengan segala keterbatasan yang ada.

    Namun, perjalanan itu tidak selalu mulus. Salah satu kendala yang dihadapi adalah belum adanya legalitas produk, yang menjadi syarat penting untuk memperluas pemasaran.

    Kesempatan kemudian datang saat Syakir mendapat arahan untuk bergabung dalam program pemberdayaan UMKM yang didukung PT Berau Coal.

    Melalui pendampingan tersebut, ia memperoleh berbagai bantuan, mulai dari pengurusan izin PIRT hingga pengembangan kemasan produk.

    “Dengan adanya pendampingan, produk kami jadi punya legalitas dan kemasan lebih menarik,” ungkapnya.

    Tak hanya itu, ia juga mendapatkan pelatihan ketahanan pangan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, serta dukungan pemasaran sehingga produknya mulai masuk ke sejumlah swalayan di Tanjung Redeb.

    Seiring waktu, usaha yang dirintis dari dapur kecil itu terus berkembang. Kini, Syakir mengelola lahan singkong seluas satu hektare dengan sekitar 5.000 batang tanaman.

    Dalam satu pekan, ia mampu memproduksi keripik hingga dua kali, dengan hasil mencapai 25 hingga 30 kilogram.

    Permintaan pasar pun terus meningkat. Produk Zafa Snack kini semakin mudah ditemukan dan diminati masyarakat.

    Bahkan, produknya tengah dipersiapkan untuk masuk ke pusat oleh-oleh Rumah Kemas Batiwakkal di Jalan Pemuda.

    Syakir mengaku bersyukur atas dukungan yang diterimanya selama ini, terutama dalam proses pengembangan usaha.

    “Terima kasih atas pendampingannya, semoga usaha ini terus berkembang dan membawa berkah,” tuturnya.

    Ia pun berpesan kepada pelaku usaha lainnya agar tidak ragu untuk memulai dan terus berinovasi.

    Baginya, kunci utama dalam berusaha adalah kemauan untuk maju dan ketekunan dalam menghadapi tantangan.

    “Kuncinya punya kemauan dan tidak mudah menyerah,” pungkasnya.

    Sumber: beraupost.jawapos.com

    ]]>
    Surat Kuasa untuk Kebutuhan RUPSLB BCE https://beraucoalenergy.co.id/2026/04/06/surat-kuasa-untuk-kebutuhan-rupslb-bce/ Mon, 06 Apr 2026 15:10:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8640 Surat Kuasa untuk kebutuhan RUPSLB BCE – 6 April 2026

    ]]>
    Surat Pernyataan Independen https://beraucoalenergy.co.id/2026/04/06/surat-pernyataan-independen/ Mon, 06 Apr 2026 15:06:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8638 Surat Pernyataan Independen – 6 April 2026

    ]]>