Berau Magazine – Berau Coal Energy https://beraucoalenergy.co.id Better Energy, Brighter Future Thu, 15 Jan 2026 03:02:46 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.6 https://beraucoalenergy.co.id/wp-content/uploads/BC_potrait_putih_square-email.jpg Berau Magazine – Berau Coal Energy https://beraucoalenergy.co.id 32 32 PT Berau Coal Bangun Masjid Baru untuk Masyarakat Rantau Panjang https://beraucoalenergy.co.id/2025/12/16/pt-berau-coal-bangun-masjid-baru-untuk-masyarakat-rantau-panjang/ Tue, 16 Dec 2025 10:56:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8622
DUKUNG PEMBANGUNAN: PT Berau Coal terus mendukung pengembangan infrastruktur di kampung lingkar tambang, salah satunya pembangunan masjid di Kampung Rantau Panjang.

Pemerintah Kampung Rantau Panjang, Kecamatan Sambaliung menggelar acara syukuran pembangunan masjid baru, pada Jumat (5/12) lalu.

Pembangunan ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan rumah ibadah yang lebih luas dan memadai, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk Rantau Panjang yang mayoritas beragama Islam.

Kepala Kampung Rantau Panjang, Rahmawati Supryady menjelaskan, masjid lama berukuran 20×20 meter kini tidak lagi mampu menampung jamaah, terutama pada hari besar keagamaan.

Kapasitas yang hanya berkisar 100–200 jamaah dianggap tidak sebanding dengan jumlah penduduk yang terus bertambah.

Karena itu, masjid baru berukuran 40×40 meter mulai dibangun agar dapat menampung lebih banyak warga.

Dalam proses pembangunan ini, Rahmawati mengungkapkan bahwa dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat termasuk PT Berau Coal yang telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan masjid serta program-program pemberdayaan yang selama ini hadir di kampung tersebut.

“Dukungan perusahaan sangat berarti bagi kami. Selain pembangunan masjid, mereka juga hadir di beberapa program pengembangan masyarakat” ujar Rahmawati.

Dirinya berharap sinergi antara pemerintah kampung dan perusahaan dapat terus terbangun untuk mendorong kemandirian warga.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Rantau Panjang, Arbain Umar turut mengapresiasi hubungan baik yang selama ini terjalin antara kampung dan PT Berau Coal.

Ia menyebut berbagai program pemberdayaan yang masuk ke Rantau Panjang telah memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Mulai dari pembangunan infrastruktur, pengembangan kakao, serapan tenaga kerja, sampai beasiswa pendidikan semuanya berjalan baik. Kami banyak berterima kasih atas perhatian dan dukungan perusahaan,” kata Arbain.

Sementara itu, Community Relations Manager PT Berau Coal, Muhammad Sulaiman menyampaikan beberapa program yang saat ini berjalan di Rantau Panjang, di antaranya pengembangan infrastruktur, pemberdayaan kakao, penggunaan vendor lokal, beasiswa lingkar tambang, hingga serapan tenaga kerja lingkar tambang.

“Di Rantau Panjang saat ini beberapa program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat berjalan, di antaranya pengembangan infrastruktur, pendampingan kakao, pemanfaatan vendor lokal, serta berbagai serapan tenaga kerja dan jasa yang dibutuhkan dalam operasional perusahaan,” tuturnya.

“Selain itu, program beasiswa bagi putra-putri di wilayah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan SDM di rantau panjang” sambungnya.

Dalam kesempatannya tersebut Sulaiman juga menyampaikan dukungan perusahaan dalam pembangunan masjid di Rantau Panjang

Pihaknya menyadari masjid yang ada sebelumnya belum cukup menampung jamaah. Harapannya, pembangunan masjid ini dapat berjalan dengan lancar, dan masjid baru ini bisa dimanfaatkan secara maksimal, menjadi wadah silaturahmi, serta pusat pendidikan agama dan moral.

“Semoga keberadaan masjid ini dapat mempererat kebersamaan serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah,” harapnya.

Sumber: beraupost.jawapost.com

]]>
Saenuddin: Dari Rantau Menuju Sukses Bersama Kakao di Berau https://beraucoalenergy.co.id/2025/06/22/saenuddin-dari-rantau-menuju-sukses-bersama-kakao-di-berau/ Sun, 22 Jun 2025 10:25:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8385
 Saenuddin, Petani Kakao di Rantau Panjang, Kabupaten Berau.

Di sebuah kampung kecil di Kecamatan Sambaliung, Berau, seorang lelaki perantauan Sulawesi berhasil membudidayakan Kakao.

Saenuddin namanya. Sejak 2015, ia menetap di Kampung Rantau Panjang dan mengubah lahan setengah hektare miliknya, menjadi sumber penghidupan.

“Dulu saya bikin arang, terus beli lahan ini. Awalnya tanam sayur tapi tiap tiga empat bulan harus mulai lagi. Lihat kakao bisa sekali tanam, tinggal dirawat, jadi saya coba,” katanya saat ditemui di kebun miliknya belum lama ini.

Saenuddin mulai menanam kakao sejak 2018. Tiga tahun setelah ia menetap di kampung Rantau Panjang.

Ia tak mengikuti pelatihan formal. Ilmu bertaninya berasal dari pengalaman pribadi saat tinggal di Sulawesi Tenggara.

Kemudian dikombinasikan dengan ketekunan mempelajari sendiri teknik-teknik sambung dan perawatan.

Kini, dari lahan seluas sekitar setengah hektare itu, ia bisa meraup penghasilan sekita Rp 10 juta per bulan.

Harga jualnya di pasaran mencapai sekitar Rp 31.500 per kilogram untuk biji kakao basah. Sedangkan yang kering Rp104 ribu. Penghasilan yang ia terima itu belum termasuk hasil dari penjualan bibit kakao yang diproduksi sendiri.

“Kalau yang kering sekarang Rp 104 ribu. Dulu sempat Rp 110 ribu. Tapi saya lebih senang jual yang basah, karena lebih simpel,” jelasnya.

Saenuddin tak sembarangan menjual bibit. Ia memilih sendiri entres, bagian tanaman berupa batang atau cabang, yang digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman melalui okulasi atau sambung.

Entres itu dipilih dari pohon induk yang sehat, lalu menyambung dan merawatnya hingga siap tanam.

“Kalau orang mau beli, saya suruh lihat dulu pohonnya. Biar tahu asal bibitnya bagus. Saya juga kasih tahu caranya supaya mereka bisa rawat sendiri,” ujarnya.

Satu bibit dijual seharga Rp 20 ribu. Dalam satu musim, permintaan bisa mencapai ribuan.

Pembelinya tak hanya datang dari sekitar Berau, tapi juga dari Samarinda hingga Kalimantan Utara.

Baginya, bertani kakao bukan hanya soal penghasilan, tapi tentang ketekunan.

Ia percaya bahwa kakao adalah komoditas yang adil bisa dikelola siapa pun tanpa perlu tenaga besar atau alat berat.

“Kakao bisa dikerjakan siapa saja. Orang tua, anak-anak bisa bantu panen. Yang penting dirawat. Kalau serius, dua hektare kakao bisa kalahkan empat hektare sawit,” tegasnya.

Ketekunan Saenuddin telah mengubah hidupnya. Dari sekadar mencoba, ia kini menjadi panutan bagi warga sekitar yang ingin menekuni usaha serupa.

Di tengah geliat industri tambang yang sewaktu-waktu bisa meredup, Saenuddin melihat harapan dari tanah yang ia rawat sendiri.

Baginya, kakao bukan sekadar tanaman, tapi jalan hidup yang bisa diperbarui dan diwariskan.

“Saya harap masyarakat mau ikut menanam. Kakao ini menjanjikan, asal dirawat. Setengah hektare saja bisa cukup, kalau dikelola betul-betul.

“Tambang itu kan bisa habis, tapi kakao ini bisa terus diperbarui,” pungkasnya.

Sumber: https://nomorsatukaltim.disway.id/

]]>
Poltek Simas Berau Coal Gelar Wisuda Ke-4, Komitmen Dalam Pendidikan Vokasi https://beraucoalenergy.co.id/2024/12/12/poltek-simas-berau-coal-gelar-wisuda-ke-4-komitmen-dalam-pendidikan-vokasi/ Thu, 12 Dec 2024 11:03:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8225

Poltek Simas Berau Coal gelar wisuda ke-4 di Hotel Bumi Segah, 5 Desember 2024 lalu.

Politeknik Sinarmas Berau Coal kembali menggelar wisuda ke-4 bagi 46 mahasiswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan pada 5 Desember 2024 di Hotel Bumi Segah, Tanjung Redeb. Wisuda kali ini mencakup 23 lulusan Program Studi Teknologi Rekayasa Logistik, 9 lulusan Program Studi Survei Pemetaan, dan 14 lulusan Program Studi Perawatan Mesin.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran petinggi PT Berau Coal, Poltek Sinarmas Berau Coal, perwakilan Pemkab Berau, dan para keluarga mahasiswa yang diwisuda.

Ketua Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal (YDBBC), Horas Parsaulian Pardede, menyatakan bahwa wisuda ini merupakan bukti kerja keras, dedikasi, dan perjuangan semua pihak dalam mendukung keberhasilan pendidikan di Poltek Simas Berau Coal. Politeknik ini didirikan sebagai bentuk komitmen dan dukungan nyata dari Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal untuk memajukan pendidikan di Bumi Batiwakkal.

“Ini juga merupakan salah satu pilar pemberdayaan masyarakat. Kami meyakini, pendidikan adalah kunci keberhasilan peradaban suatu bangsa,” ujarnya.

Horas berharap Poltek Simas Berau Coal mampu menciptakan lulusan yang terkualifikasi dan unggul, siap bekerja, serta mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lain, baik secara regional maupun nasional. Dari total 199 mahasiswa yang telah diwisuda, 80 persen sudah bekerja di berbagai perusahaan swasta, baik di sektor pertambangan maupun non-pertambangan.

“Pencapaian luar biasa ini tentu tidak lepas dari komitmen dan dukungan yang konsisten kami berikan melalui beasiswa kepada mahasiswa serta memfasilitasi kegiatan magang, penelitian, dan berbagai dukungan pendidikan di Poltek Simas Berau Coal,” jelasnya.

Horas juga mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang diwisuda, mengingatkan bahwa meskipun telah diwisuda, perjalanan panjang belum berakhir dan baru saja dimulai. Ilmu yang didapat selama menempuh pendidikan di Poltek Simas Berau Coal adalah bekal untuk mengarungi kehidupan yang sebenarnya.

“Selamat. Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras, kerja sama, dan dukungan keluarga. Gunakan ilmu itu dengan bijak untuk diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, mewakili Bupati Berau, Asisten I Setkab Berau, Hendratno, berterima kasih kepada Poltek Simas Berau Coal yang telah membantu peningkatan pendidikan vokasi di Kabupaten Berau. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang diwisuda, berharap ilmu yang dipelajari selama berkuliah di Poltek Simas Berau Coal dapat bermanfaat untuk masa depan.

“Gunakan ilmu untuk terus berkembang. Karena tuntutan zaman, khususnya dunia kerja, mengharuskan SDM yang tangguh dan berdaya saing. Selamat kepada semua mahasiswa. Semoga sukses ke depannya,” tuturnya.

Di sisi lain, Hendratno mengapresiasi PT Berau Coal dan Sinarmas yang terus berkontribusi dalam berbagai bidang, khususnya peningkatan SDM Berau melalui Poltek Simas Berau Coal. Beasiswa yang diberikan kepada seluruh mahasiswanya dari awal hingga akhir sangat membantu pemerintah daerah dalam memberikan pendidikan vokasi kepada para generasi muda Berau.

“Semoga sinergitas yang baik ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Lulusan terbaik Prodi Survei dan Pemetaan, Gilang Restu Prakoso, berterima kasih kepada PT Berau Coal dan Sinarmas yang telah memberinya kesempatan menempuh pendidikan di Poltek Simas Berau Coal. Banyak hal yang dia dapatkan selama berkuliah di sana, mulai dari pendidikan formal hingga keterampilan vokasi sesuai dengan tuntutan dunia kerja.

“Saya bangga bisa menjadi bagian dari Poltek Simas Berau Coal. Apalagi, dari awal sampai akhir saya diberi beasiswa. Terima kasih Berau Coal dan pihak kampus,” pungkasnya.

Sumber: berauterkini.co.id

]]>
Kesuksesan BUMK Inaran kolaborasi dengan Berau Coal: Dari Pengelolaan Air hingga Penghargaan Nasional https://beraucoalenergy.co.id/2024/08/21/kesuksesan-bumk-inaran-kolaborasi-dengan-berau-coal-dari-pengelolaan-air-hingga-penghargaan-nasional/ Wed, 21 Aug 2024 10:22:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8175

BUMK Kampung Inaran kala menerima kunjungan tim penilai dari Pemkab Berau.

Air bersih merupakan salah satu dari faktor utama dalam menunjang kualitas kehidupan masyarakat. Ketersediaan air bersih menjadi parameter dalam kemajuan wilayah tersebut. Kampung Inaran yang terletak di Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, adalah contoh keberhasilan tata kelola pemerintah kampung dalam penyediaan air bersih untuk masyarakatnya.

Kampung Inaran telah mengelola dan mengembangkan usaha Pengelolaan Air Bersih Desa, yang membuat kampung ini mandiri dalam penyediaan air bersih untuk masyarakatnya mulai dari proses penampungan air hingga pemasarannya.

Kampung Inaran sendiri memiliki banyak potensi kampung yang dapat dioptimalkan, maka dari itu pemerintah kampung membentuk Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Inaran yang mempunyai tujuan untuk mengelola aset serta mengembangkan potensi kampung. BUMK Inaran mempunyai beberapa unit usaha, salah satu unit usaha yang menjadi unggulan adalah usaha Pengelolaan Air Bersih atau PAM Desa.

BUMK Inaran telah mampu menjalankan usaha PAM Desa, mulai dari proses penampungan air sungai, penjernihan air, pendistibusian, pemeliharaan instalasi untuk menjaga mutu, dan pemasaran. Selain itu, dalam hal pelayanan, BUMK Inaran memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan menghadirkan aplikasi “Tagihan Air” yang memberikan informasi mengenai tagihan air, pengaduan air bersih dan layanan lainnya.

Dengan hadirnya usaha Pengelolaan Air Bersih atau PAM Desa serta inovasi lainnya di Kampung Inaran, membuat Kampung Inaran berhasil meraih juara 1 penilaian BUMK Terbaik tingkat Kabupaten Berau tahun 2024 pada Kategori Inovasi. Keberhasilan ini juga menjadi tiket untuk Kampung Inaran dapat mengikuti penilaian BUMK terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2024 untuk Kategori Inovasi yang telah dilakukan pada Rabu (7/8/24) lalu.

Pencapaian ini tidak lepas dari peran serta dan dukungan berbagai pihak, salah satunya sektor swasta yang konsisten melakukan pendampingan kepada kampung yaitu PT Berau Coal. Dalam upayanya untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat, yakni air bersih di wilayah tersebut, PT Berau Coal melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) telah membangun Water Treatment Plant (WTP) di Kampung Inaran. Fasilitas ini memungkinkan BUMK Inaran untuk mengolah air baku menjadi air bersih yang layak konsumsi.

Berkat adanya bantuan dari PT Berau Coal, berupa satu paket unit pengelolaan air bersih, Amirullah selaku Kepala Kampung Inaran mengatakan air sungai yang dulunya tidak layak dikonsumsi sekarang menjadi air yang layak dikonsumsi oleh masyarakat Kampung Inaran serta memberikan keuntungan bagi masyarakat.

“PT Berau Coal memberikan satu paket unit pengelolaan air bersih yang kini menjadi salah satu usaha unggulan BUMK Inaran. Alhamdulillah dengan unit pengelolaan air bersih ini dapat membantu penyediaan air bersih yang layak serta lebih menguntungkan masyarakat, pengusaha kecil dan UMKM,” ucapnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Kampung Inaran, Helen menambahkan berkat bantuan dari pihak PT Berau Coal, Kampung Inaran sudah berhasil mandiri dalam pemenuhan kebutuhan dasar yaitu air bersih untuk masyarakat.

“PT Berau Coal memberikan kontribusi aktif selama ini dalam kegiatan PAM Desa, baik itu Infrastruktur ataupun peralatan kegiatan usaha PAM Desa Inaran” ucapnya.

Ia menambahkan mudah-mudahan PT Berau Coal dapat konsisten memberikan kontribusi terhadap Kampung Inaran dan semoga dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat khususnya untuk kebutuhan dasar air bersih.

Community Base Development Coordinator PT Berau Coal, Reza Hermawan turut merasa bangga atas pencapaian yang diperoleh oleh Kampung Inaran. Pihaknya berharap kemitraan yang terjalin bisa memberikan manfaat terhadap pembangunan Kampung Inaran.

“Masuk dalam penilaian BUMK terbaik merupakan suatu kebanggaan bagi kami. Kami bersyukur bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan kampung melalui pendampingan BUMK hingga menjadi mitra dalam bisnis unit BUMK, tentu dengan kemitraan ini harapan kami bisa memberikan dampak terhadap pembangunan kampung dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Sumber: berauterkini.co.id

]]>
Dua Inovasi Berau Coal tampil di Festival LIKE 2 https://beraucoalenergy.co.id/2024/08/16/dua-inovasi-berau-coal-tampil-di-festival-like-2/ Fri, 16 Aug 2024 10:16:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8170

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar sambangi Berau Coal di Festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan dan Energi Baru Terbarukan (LIKE) 2.

Festival LIKE 2 ini diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selama 4 hari pada tanggal 8-11 Agustus bertempat di Jakarta Convention Center.

Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar melihat upaya keberlanjutan Berau Coal dalam pemulihan lingkungan pascatambang dan pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan perkebunan kakao yang berkelanjutan saat mengunjungi booth Berau Coal di Festival LIKE 2 tersebut. Pada Festival ini, ada sebanyak 57 booth yang berpartisipasi baik dari unsur pemerintah, perusahaan, organisasi internasional, kementerian-lembaga, dan komunitas lingkungan.

Mengangkat tema ’10 Tahun Kerja untuk Sustainabilitas, Menteri Siti Nurbaya mengatakan pentingnya keberlanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Ia mengungkapkan pihaknya telah menjalankan kegiatan maupun kebijakan dalam upaya perbaikan operasional lapangan atau corrective action. Hal itu dilaksanakan dengan penyelesaian masalah dengan cara baru atau inovasi penyelesaian masalah baru dan peningkatan kinerja.

“Kontinuitas dan konsistensi seperti ini sangat penting dalam upaya kita meyakini publik, meyakini masyarakat Indonesia, juga meyakini dunia internasional dalam kaitan isu global pada aspek lingkungan dan iklim,” kata Siti dalam pembukaan acara tersebut.

Berau Coal, sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan dan energi serta memiliki komitmen dalam kelestarian lingkungan turut menyukseskan Festival LIKE 2 ini dengan turut berpartisipasi dalam pameran yang diselenggarakan. Perusahaan tambang batubara asal Berau tersebut menampilkan dua inovasi di booth pamerannya, yaitu Inovasi Lingkungan dan Inovasi Sosial serta aktif berpartisipasi dalam agenda Talkshow Festival LIKE 2 yang berjudul Teknologi Ramah Lingkungan Sektor Pertambangan.

Salah satu inovasi lingkungan yang ditampilkan pada Festival LIKE 2 adalah program “Kembang Mapan” atau Kawasan Pengembangan Masa Depan yang merupakan sebuah kawasan hasil reklamasi dan revegetasi lahan bekas tambang. Area seluas 709,9 hektar ini telah diubah menjadi area konservasi, perkebunan, peternakan, area olahraga dan edukasi. Selain itu, PT Berau Coal juga memanfaatkan kawasan perairan bekas tambang menjadi area perikanan dan melakukan pengolahan air yang menjadikan air bekas tambang aman untuk dikonsumsi.

Corporate Communication Superintendent PT Berau Coal, Rudini mengatakan Kembang Mapan merupakan bukti nyata dari upaya perusahaan dalam melestarikan lingkungan.

“Kembang Mapan merupakan bukti nyata bahwa lahan bekas tambang dapat dipulihkan dan dimanfaatkan kembali secara optimal. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program serupa guna mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar,” ujarnya.

Kemudian, untuk inovasi sosial, Berau Coal memiliki program dampingan yang bergerak di bidang perkebunan kakao guna meningkatkan kualitas dan kuantitas kakao hasil petani lokal. Berkat dampingan ini produktivitas petani kakao di sekitar area tambang meningkat secara signifikan dari 0,4 ton/tahun/hektar menjadi 0,6 ton/tahun/hektar.

PT Berau Coal melakukan pendampingan kepada para petani kakao mulai dari hulu seperti melaksanakan pelatihan, pemilihan bibit unggulan, menyediakan sarana produksi pertanian, hingga hilir, yakni jaminan akses pasar untuk hasil panen petani dan pendampingan UMKM serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menghasilkan produk turunan kakao yaitu cokelat.

Pada Festival LIKE 2, PT Berau Coal turut membawa produk turunan Kakao, yaitu cokelat dengan berbagai varian rasa dan khas Berau untuk dikenalkan kepada para pengunjung, salah satunya adalah Cokelat Kulanta yang sudah dicicipi langsung oleh Menteri LHK Siti Nurbaya dan juga dipromosikan oleh Wakil Menteri LHK Alue Dohong saat berkunjung ke booth PT Berau Coal.

Rasa cokelat Berau, menuai beragam respon positif dari pengunjung booth PT Berau Coal di Festival LIKE 2 karena rasanya yang unik dan otentik.

“Kali ini, pertama kalinya saya mencoba cokelatnya Berau. Menurut saya, ini enak sekali, apalagi yang rasanya almond. Perpaduan cokelat dan almondnya sangat pas,” seru Rizka Ariestianti selaku pengunjung Festival LIKE 2.

“Rasa cokelatnya enak banget, mewah rasanya dan tentunya rendah kalori ya. Gokil banget, harus dicoba,” ungkap Bayu asal Bogor.

Selain itu, PT Berau Coal juga mengisi Talkshow dalam Festival LIKE 2 ini yang berjudul Teknologi Ramah Lingkungan Sektor Pertambangan. Dalam Talkshow ini, Febriwiadi Djali, General Manager System Compliance & Environment PT Berau Coal menyampaikan sistem pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan (K3L) di PT Berau Coal yang bernama Berau Coal Green Mining System (BeGeMS). Sistem ini berfungsi untuk memantau seluruh program pengelolaan K3 dan lingkungan.

“Kami membuat suatu sistem, yaitu Berau Coal Green Mining System (BeGeMS), ini adalah sistem yang menggaet dan menstandarisasi seluruh pertambangan menuju green mining. Kami di pertambangan ada enam aspek yang menjadi pondasi yakni, teknis pertambangan, keselamatan pertambangan, lingkungan hidup, standarisasi usaha jasa, konservasi batu bara, dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya pada Talkshow Festival LIKE 2: Teknologi Ramah Lingkungan Sektor Pertambangan.

Selain itu, Djali juga menyampaikan inovasi-inovasi teknologi yang dilakukan oleh PT Berau Coal dan berdampak positif dalam aspek lingkungan, salah satunya aplikasi terintegrasi bernama BEATS, yaitu aplikasi pendukung K3L dan Internal Compliance di Berau Coal agar pekerjaan berjalan aman, selamat dan ramah lingkungan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Febriwiadi menambahkan PT Berau Coal juga melakukan perbaikan infrastruktur guna memperbaiki lingkungan. Salah satunya dengan melakukan reklamasi dan revegetasi. Lahan bekas tambang ditanami dan dimanfaatkan kembali sesuai peruntukkan dan fungsinya.

“Di darat, kita percepat revegetasi-nya. Kami juga melakukan penanaman di lahan basah, kemudian konservasi sumber energi dari genset dan kerja sama dengan PLTU setempat serta ada beberapa kegiatan yang kita menggunakan solar panel,” katanya.

Seluruh upaya yang telah dilakukan PT Berau Coal ini sejalan dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik. Pemerintah telah mewajibkan setiap perusahaan tambang untuk melakukan pengelolaan lingkungan hidup pasca operasi pertambangan.

Melalui program-program PT Berau Coal yang dilakukan untuk lingkungan dan sosial, PT Berau Coal berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan serta terus berkomitmen menjadi perusahaan tambang yang memiliki komitmen tinggi terhadap pengelolaan lingkungan.

Sumber: berausatu.id

]]>
PT Berau Coal Peduli: Bantuan Sigap untuk Korban Kebakaran Teluk Bayur https://beraucoalenergy.co.id/2024/08/08/pt-berau-coal-peduli-bantuan-sigap-untuk-korban-kebakaran-teluk-bayur/ Thu, 08 Aug 2024 10:12:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8167

Penyerahan bantuan dari PT Berau Coal kepada korban kebakaran Teluk Bayur.

PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal (YDBBC) memberikan bantuan sosial pada Jumat (2/8) lalu untuk mendukung kebutuhan dasar para korban kebakaran yang terjadi di kawasan Sungai Kuyang, Teluk Bayur. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terkena dampak kebakaran.

Beberapa waktu lalu terjadi Kebakaran  di Jalan Sungai Kuyang RT 22 Gang Ramah Kecamatan Teluk Bayur pada Selasa (30/7) malam sekitar pukul 22.30 WITA yang menghanguskan 27 rumah, termasuk di dalamnya 12 bangsalan.

PT Berau Coal melalui YDBBC telah berkoordinasi terkait kebutuhan prioritas warga, salah satunya adalah perangkat untuk masak. Tim kemudian segera bergerak mendistribusikan perangkat peralatan masak lengkap kepada seluruh korban terdampak, termasuk kebutuhan perlengkapan sekolah yang akan didistribusikan selanjutnya untuk membantu korban dalam pemulihan pasca kebakaran.

Coordinator Community Base Development PT Berau Coal, Reza Hermawan menyatakan rasa prihatinnya atas musibah kebakaran yang terjadi di Teluk Bayur serta dirinya berharap bantuan yang diberikan oleh perusahaan dapat bermanfaat untuk para korban.

“Kami turut prihatin atas peristiwa kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita di Teluk Bayur. Sebagai bentuk kepedulian, kami memberikan dukungan untuk kebutuhan dasar mereka dan kami sudah berkoordinasi dengan RT dan pihak Kelurahan setempat. Semoga bantuan kami dapat meringkan beban saudara kita,” katanya.

“Kami berharap, saudara-saudara kita di Teluk Bayur bisa segera pulih dan beraktivitas seperti sedia kala,” lanjutnya.

Terpisah, Ketua Posko Kebakaran Teluk Bayur, Ilyas berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh PT Berau Coal dan YDBBC.

“Saya selaku ketua posko, berterima kasih kepada PT Berau Coal dan Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal atas bantuan yang telah diberikan. Semoga bermanfaat untuk kami. Setelah ini akan kami salurkan bantuan ini kepada warga agar mereka bisa gunakan untuk mengolah makanan di dapur darurat,” ucapnya.

Sumber: berauterkini.co.id

]]>
Prestasi Gemilang: Mahasiswi Politeknik Simas Berau Coal Raih Medali di Porseni XIV https://beraucoalenergy.co.id/2024/08/03/prestasi-gemilang-mahasiswi-politeknik-simas-berau-coal-raih-medali-di-porseni-xiv/ Sat, 03 Aug 2024 10:27:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8162

Mengenal Jeniffer Ruth Galose, mahasiswi Politeknik Sinar Mas Berau Coal peraih medali Emas Boulder Putri dan medali Perak Tanding Speed Classic Putri pada cabang olahraga panjat tebing di ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XIV se-Indonesia di Kota Malang.

Jeniffer atau sapaan akrabnya Jeni, merupakan atlet panjat tebing asal Kabupaten Berau. Sejak kecil, Jeni sudah banyak menorehkan prestasi dalam berbagai kompetisi mulai dari tingkat daerah seperti Kejuaraan Provinsi dan Pekan Olahraga Provinsi hingga tingkat nasional seperti Kejuaraan Nasional dan PORSENI XIV.

Dia menceritakan, awal mula dirinya bisa terjun ke dunia olahraga panjat tebing adalah karena hobinya yang memanjat pohon, ternyata menarik perhatian orang disekitarnya. Oleh karena potensi itu, dirinya diarahkan ke olahraga panjat tebing.

“Dulu sering manjat pohon, kalau pulang sekolah ke rumah itu banyak pohon, jadi setiap kali manjat itu selalu dilihat sama temannya bapak, akhirnya beliau mengarahkan saya untuk ikut latihan panjat. Awalnya saya tidak serius latihannya namun, akhirnya pada tahun 2012 saya mulai fokus memanjat dan di situ saya benar-benar mendapat support oleh orang tua hingga berlanjut sampai sekarang,” serunya.

Selain panjat tebing Jeni juga menyukai cabang olahraga lainnya seperti bulutangkis dan volly. Tetapi perempuan yang menyukai tantangan itu, memilih fokus pada panjat tebing karena dirinya merasa memiliki potensi di bidang itu serta merasa senang ketika melakukannya.

“Saya lebih memilih panjat tebing itu karena keluarga, lingkungan yang selalu support dan mengarahkan saya untuk menggeluti olahraga ini. Ketika pertama kalinya mengikuti perlombaan saya benar-benar enjoy, hal itu yang membuat saya untuk terus lanjut,” ucapnya.

Dirinya bersyukur, baru-baru ini mendapatkan kesempatan sekaligus berhasil meraih prestasi mewakili Politeknik Sinar Mas Berau Coal pada kompetisi PORSENI XIV se-Indonesia.

Jeni berterima kasih atas dukungan penuh yang diberikan oleh Politeknik Sinar Mas Berau Coal.

“Politeknik Sinar Mas Berau Coal memberikan dukungan 100%, mulai dari persiapan hingga selesai perlombaan, sehingga saya hanya tinggal fokus aja ke pertandingan, mendapatkan medalinya,” katanya.

Selain aktif menjadi atlet, Jeni merupakan mahasiswi D4 prodi Teknologi Rekayasa Logistik di Politeknik Sinarmas Berau Coal sekaligus penerima beasiswa prestasi dari Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal (YDBBC) dan PT Berau Coal.

Dirinya mengakui, beasiswa yang ia dapatkan juga menjadi pemicu semangatnya untuk terus belajar dan berprestasi.

“Berkat beasiswa saya tidak perlu pusing mikirin biaya kuliah. Saya bener-bener bersyukur dapat kabar kalau dapat beasiswa prestasi. Puji Tuhan sampai sekarang, tidak ada halangan untuk aktif menjadi atlet. Bahkan, Politeknik Sinar Mas Berau Coal mendukung penuh pun perlombaan-perlombaan saya selama ini,” pungkasnya.

Terpisah, Kemahasiswaan Politeknik Sinar Mas Berau Coal, Arjuliska N. Eka Saputri menjelaskan prestasi yang diraih oleh Jeni sejalan dengan program kampus.

“Prestasi yg diraih oleh jeni telah sesuai dengan program Kampus Politeknik Sinar Mas Berau Coal yaitu membina minat bakat dan memotivasi mahasiswa untuk bisa berprestasi baik akademik maupun non akademik. Salah satu bentuk dukungan dan apresiasi adalah dengan mengikutsertakan mahasiswa dalam ajang Porseni di tingkat nasional. kami mendukung penuh, melakukan pembinaan dan memfasilitasi mahasiswa dalam pengembangan minat bakat yang dimiliki,” jelasnya.

Arjuliska mengungkapkan program beasiswa prestasi dapat menjadi penopang mahasiswa/i berbakat. Dirinya berharap Jeni dapat menjadi motivasi untuk mahasiswa/i lainnya.

“Program beasiswa prestasi YDBBC dan PT Berau Coal merupakan salah satu pilar penopang kesuksesan mahasiswa berbakat seperti Jeni. Jeni selain memiliki bakat dibidang olahraga panjat tebing, juga memiliki prestasi akademik yang baik dan memiliki disiplin yang tinggi. Dedikasi Jeni kepada Kampus dibuktikan dengan berbagai prestasi yang telah diraih. Semoga jeni dapat menjadi role model bagi mahasiswa lainnya,” tutupnya. 

Sumber: portalberau.online

]]>
Berau Coal Mendukung Pelestarian Mangrove bersama Mahasiswa KKN UGM https://beraucoalenergy.co.id/2024/08/02/berau-coal-mendukung-pelestarian-mangrove-bersama-mahasiswa-kkn-ugm/ Fri, 02 Aug 2024 10:22:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8158

KKN PPM UGM beserta PT Berau Coal dan masyarakat saat melaksanakan penanaman bersama dalam Peringatan Hari Mangrove Sedunia di Teluk Semanting.

Peringatan Hari Mangrove Se-Dunia “International Day Of Mangrove Ecosystem” baru saja dirayakan beberapa waktu lalu. Hari itu menjadi tanda bahwa tumbuhan merupakan bagian penting dalam kelestarian alam khususnya di daerah pesisir.

Berdasarkan penelitian Center for International Forestry Research (CIFOR), hutan mangrove Indonesia mampu menyimpan karbon lima kali lebih banyak dibandingkan dengan hutan tropis dataran tinggi.

Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa hutan mangrove mampu menyerap 110 kg karbon dan sepertiganya dilepaskan dalam bentuk endapan organik di lumpur. Penanaman mangrove sangat penting untuk mencegah pemanasan global dan perubahan iklim dunia.

Selain menjaga kelestarian lingkungan, hutan mangrove dapat menarik minat wisatawan baik domestik maupun mancanegara, untuk berwisata sekaligus memberikan edukasi terkait manfaat dari hutan mangrove.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Kampung Semanting Kecamatan Pulau Derawan melalui programnya, juga turut melakukan penanaman mangrove. Disertai dengan pemberian bibit tanaman agroforestry sebanyak 220 bibit yang terdiri dari Durian, Matoa, Kemiri, Duku, Jengkol, dan Minyak kayu putih di Kampung Semanting, menggandeng Tim Pengelola Mangrove (TPM), PT Berau Coal, KPHP Berau Barat, KAGAMA Berau dan masyarakat setempat di Kampung Teluk Semanting, Kecamatan Pulau Derawan.

Kepala Kampung Teluk Semanting sekaligus pengelola Ecotourism Mangrove, Abdul Gani berterima kasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung perkembangan Mangrove.

“Alhamdulillah, mangrove ini turut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Berau, Lembaga-lembaga hingga pelaku usaha, termasuk PT Berau Coal yang hadir,” katanya.

Koordinator mahasiswa unit Tim KKN PPM UGM Derawan Menawan di Teluk Semanting, Devina berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif baik untuk lingkungan maupun masyarakatnya.

“Harapannya dapat memberikan efek berkepanjangan dan bisa melestarikan ekosistem mangrove untuk mendukung kehidupan masyarakat di Kampung Teluk Semanting,” katanya

Dirinya berharap PT Berau Coal akan terus mendukung kegiatan pelestarian ekosistem pesisir.

“Harapannya PT Berau Coal akan terus mendukung dan bekerja sama, baik kepada Teluk Semanting, mahasiswa KKN dan masyarakat setempat,” ungkapnya.

Manager License PT Berau Coal, Suryono mengapresiasi kegiatan pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Dirinya berharap melalui kegiatan penanaman mangrove ini dapat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga ekosistem pantai.

“Dengan diadakannya penanaman mangrove ini, akan memberikan kesadaran serta pembelajaran kepada masyarakat pentingnya menjaga ekosistem pantai dengan merawat tanaman mangrove tersebut,” ujarnya.

Sumber: beraupost.jawapost.com

]]>
Penuhi Layanan Kesehatan Bagi Mustahik, Baznas Berau Sinergi dengan Berau Coal Hadirkan Rumah Sehat Baznas https://beraucoalenergy.co.id/2024/07/29/penuhi-layanan-kesehatan-bagi-mustahik-baznas-berau-sinergi-dengan-berau-coal-hadirkan-rumah-sehat-baznas/ Mon, 29 Jul 2024 14:32:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8104

Rumah Sehat Baznas (RSB) Berau yang merupakan Rumah Sehat Baznas terbesar di Indonesia juga pertama di Kalimantan, resmi menggelar Soft Opening pada Sabtu (27/7) lalu. Rumah Sehat yang disebut akan berlisensi Rumah Sakit itu, dibangun atas kerja sama antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Baznas Kaltim maupun Berau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, Sinar Mas, PT Berau Coal dan Bankaltimtara.

General Manager License & Corporate Communication PT Berau Coal Yoyok N Pramono menyampaikan pihaknya sangat bersyukur berkat kerja keras seluruh pihak dan tentunya kerja sama serta sinergi yang baik dari seluruh stakeholder yang terlibat sehingga soft launching Rumah Sehat Baznas (RSB) Berau dapat dilaksanakan.

“Momentum ini menjadi hal yang sangat kita tunggu-tunggu dan patut disyukuri. Di mana, Kabupaten Berau, telah memiliki satu lagi fasilitas layanan kesehatan yang insyaallah akan memberikan manfaat yang baik dan dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin (29/7/2024).

Yoyok mengatakan berdirinya RSB Berau ini merupakan bentuk persembahan cinta PT Berau Coal untuk masyarakat Bumi Batiwakkal. Sebagaimana informasi, pembangunan RSB Berau merupakan tindak lanjut program dan visi pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya kelompok Mustahiq.

“Hal ini juga wujud nyata komitmen PT Berau Coal melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pilar kesehatan untuk terus mendukung pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Berau,” ujarnya

Selain dukungan dalam pembangunan RSB Berau, PT Berau Coal juga konsisten menjalankan komitmen penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang setiap tahunnya diberikan kepada Baznas Berau.

“Kami juga menyalurkan zakat penghasilan karyawan melalui Baznas Berau, agar terkoordinir dan dapat disalurkan kepada yang berhak dan benar-benar membutuhkan,” bebernya.

Selain itu, Wakil Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Abdurrahman AR menyampaikan terima kasih kepada PT Berau Coal yang dianggapnya sangat berjasa besar terhadap pembangunan RSB Berau.

“PT Berau Coal, yang sangat berjasa besar dalam pendirian RSB Kabupaten Berau, semoga Berau Coal ini senantiasa progresif dalam melaksanakan usaha-usahanya, Terima kasih kepada PT Berau Coal jasamu selalu kami kenang.” ungkapnya.

Dirinya berharap dengan berdirinya RSB Berau dapat memberikan dampak yang baik untuk kemajuan kesehatan.

“Dengan hadirnya, RSB ini bisa menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Berau dalam rangka menunjang, memperbaiki, menata kesehatan masyarakat agar lebih baik sehingga kita juga berharap, jika masyarakat sehat maka insyaallah pola berpikir untuk kemajuan ke depan itu akan sehat juga,” harapnya

Ia juga mengungkapkan saat ini terdapat 22 RSB di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 18 RSB sudah berjalan dan beroperasi, dan empat RSB lainnya masih proses peluncuran. Abdurrahman berharap langkah yang dilakukan PT Berau Coal dapat memberikan motivasi kepada perusahaan lain untuk melaksanakan hal serupa.

Selain itu, Bupati Berau Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada PT Berau Coal. Ini disebut sebagai langkah besar turut ambil bagian dalam membangun RSB Berau menjadi kolaborasi aktif antara Pemerintah dan Perusahaan untuk memberikan layanan kesehatan yang representatif untuk semua kalangan.

“Kami atas nama Pemkab Berau menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Berau Coal atas pembangunan RSB ini,” ungkapnya.

Sri menyebut kehadiran Rumah Sehat Baznas ini diharapkan menghadirkan kesetaraan pelayanan, dan naiknya derajat pelayanan kesehatan untuk masyarakat Berau. Ini karena kesehatan masyarakat menjadi faktor penting dalam penentu keberhasilan pembangunan di sebuah daerah. Dirinya juga mendorong penyelenggaraan dilakukan dengan baik dan menjalankan visi melayani kesehatan untuk para mustahik.

Salah satu Mustahik, Sumini juga berterima kasih kepada PT Berau Coal yang telah membantu masyarakat melalui Rumah Sehat Baznas Berau. Dirinya berharap, PT Berau Coal dan RSB Berau dapat terus membantu masyarakat dalam meningkatkan kesehatan khususnya kepada mustahik dan fakir miskin.

“Alhamdulillah bisa membantu kita yang kurang mampu, saya sangat senang apalagi gratis. Terima kasih PT Berau Coal sudah membantu kami orang yang tidak mampu. Kami sangat bersyukur semoga PT Berau Coal semakin sukses ke depannya,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi 2 BAZNAS Republik Indonesia (RI) Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan M Imadadun Rahmat, Wakil Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur Abdurrahman AR, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Ketua Baznas Berau H Busransyah, PT Berau Coal, perwakilan mitra, beserta jajaran.

Sumber: news.detik.com

]]>
Komitmen Lingkungan Berau Coal Diapresiasi Bupati Berau: Raih 4 Properda https://beraucoalenergy.co.id/2024/07/26/komitmen-lingkungan-berau-coal-diapresiasi-bupati-berau-raih-4-properda/ Fri, 26 Jul 2024 10:24:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8100

Bupati Berau, Sri Juniarsih menyerahkan penghargaan kepada PT Berau Coal atas raihan 4 proper lingkungan hidup, di Kantor Kepala Kampung Labanan Jaya, Teluk Bayur..


PT Berau Coal kembali meraih apresiasi terbaik dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Daerah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun 2024.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada PT Berau Coal yang telah melakukan kegiatan perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup yang lebih baik dan mendapatkan 3 Proper Emas dan 1 Proper Hijau.

3 Proper emas diraih oleh PT Berau Coal Binungan Mine Operation, Lati Mine Operation dan Sambarata Mine Operation. Untuk 1 Proper Hijau diraih oleh PT Berau Coal Gurimbang Mine Operation.

Untuk itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 menyerahkan piagam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau atas pencapaian yang telah diraih.

“Saya memberikan Apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Berau Coal yang telah melakukan perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup di Kabupaten Berau,” ucapnya.

Kemudian, dirinya menyebut Penghargaan tersebut merupakan bukti komitmen dan keseriusan PT Berau Coal terhadap pengelolaan lingkungan hidup dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.

Dirinya berharap prestasi yang telah didapatkan dapat menjadi sebuah inspirasi untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan. Prestasi ini merupakan bukti nyata dari PT Berau Coal di wilayah Kabupaten Berau yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap pemeliharaan dan kelestarian lingkungan hidup.

“Tidak hanya PT Berau Coal saja, Kita semua bertanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup, agar Kabupaten Berau dapat menjadi contoh dan pelopor dalam mengelola lingkungan hidup,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau memberikan apresiasi kepada PT Berau Coal yang telah mendapatkan 3 Proper Emas dan 1 Proper Hijau.

Sebagai informasi, terdapat lima peringkat dalam Proper, yakni Emas sebagai peringkat tertinggi, hijau, biru, merah dan hitam. Aspek-aspek yang dinilai adalah aspek Pengelolaan Lingkungan Hidup Utama yang terdiri dari, pengelolaan air limbah, pengelolaan udara, pengelolaan B3 dan limbah B3, pengelolaan sampah, pengelolaan reklamasi dan revegetasi.

Sementara, Pengelolaan Lingkungan Hidup Tambahan terdiri dari, Pengelolaan 3R, konservasi kahati, mitigasi perubahan iklim & efisiensi energy, sertifikasi dan pengelolaan lingkungan hidup, studi dan pengelolaan kerusakan lahan.

“Kita berikan penghargaan kepada PT Berau Coal yang telah meraih emas, jika sudah meraih emas maka pasti ada inovasi dari pemanfaatan CSR yang menyentuh masyarakat,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Manager Environment PT Berau Coal, Saridi bersyukur atas penghargaan yang diberikan oleh Bupati Berau terhadap upaya pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan PT Berau Coal karena  berhasil meraih peringkat emas untuk site Lati, Sambarata, dan Binungan serta peringkat Hijau untuk Site Gurimbang.

“Penghargaan ini merupakan wujud komitmen PT Berau Coal dalam pengelolaan lingkungan hidup dan kontribusi sosial, apresiasi ini akan selalu menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus melakukan inovasi dalam pengelolaan lingkungan  yang berkelanjutan dalam menjalankan operasional pertambangan,” jelasnya.

PT Berau Coal juga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pihak, dalam melaksanakan program-program  pengelolaan lingkungan dan sosial yang memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan dan bagi masyarakat secara umum.

Sumber: mediakaltim.com

]]>