Uncategorized @id – Berau Coal Energy https://beraucoalenergy.co.id Better Energy, Brighter Future Mon, 25 Nov 2019 01:18:51 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.6 https://beraucoalenergy.co.id/wp-content/uploads/BC_potrait_putih_square-email.jpg Uncategorized @id – Berau Coal Energy https://beraucoalenergy.co.id 32 32 Kampung Samburakat Panen Pedet Perdana, PT Berau Coal Dukung Swasembada Daging https://beraucoalenergy.co.id/2019/11/25/kampung-samburakat-panen-pedet-perdana-pt-berau-coal-dukung-swasembada-daging/ Mon, 25 Nov 2019 09:18:51 +0000 http://www.beraucoalenergy.co.id/?p=5638 Padet

Kampung Samburakat, Kecamatan Gunung Tabur kini menjadi salah satu kampung yang sukses mengembangkan peternakan sapi. Kamis (21/11) Bupati Berau, Muharram, bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Berau pun menghadiri panen pedet hasil inseminasi buatan (IB) yang berhasil dikembangkan di sana.

Kegiatan yang digagas Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau ini dirangkai dengan kampanye gerakan makan daging, telur, dan minum susu (Gemateramisu) bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Berau.

Panen pedet ini disampaikan Kepala Distanak Berau, Mustakin menjadi ajang promosi bagi ternak bibit unggul, sekaligus mengangkat nilai jual bibit ternak yang ada di masyarakat. Harapannya, nilai jual pedet dapat meningkat dan tentu akan semakin meningkatkan usaha peternak di Kabupaten Berau.

Kegiatan ini juga menyosialisasikan kepada masyarakat luas, bahwa di Bumi Batiwakkal- sebutan Kabupaten Berau- sudah bisa memproduksi atau menghasilkan bibit unggul dari hasil IB. “Peternak di Kampung Samburakat ini adalah peternak mandiri, namun hasil produktivitasnya tinggi. Sehingga ini menjadi motivasi dan semangat bagi peternak lainnya,” ungkapnya.

Di Kabupaten Berau disampaikan Mustakim, saat ini populasi ternak sapi kurang lebih 14 ribu ekor yang tersebar di beberapa kawasan sentra peternakan. Dalam upaya peningkatan populasi ternak sapi beberapa tahun terakhir belum ada program bantuan bibit sapi, namun Distanak Berau terus berupaya untuk meningkatkan populasi dengan menyosialisasikan program IB kepada peternak. Sehingga produktivitas peternakan semakin meningkat.

“Salah satunya juga untuk menyosialisasikan kepada masyarakat, bahwa Kabupaten Berau sudah mampu memproduksi sapi unggul seperti yang dimiliki tempat-tempat lain,” jelasnya.

Terpisah, Vp Operational Support And Relations Director PT Berau Coal Gatot Budi Kuncahyo mengatakan, PT Berau Coal juga mempunyai program yang sama dengan acara yang sedang di lakukan ini. “Kami juga memiliki program yaitu tentang mengembangkan ternak sapi. Tentunya bekerja sama dengan Distanak Berau,” ujarnya.

Dalam hal ini, ia juga mengatakan bahwa PT Berau Coal total memiliki 50 ekor sapi, yang 30 ekor diantaranya ialah sapi limusin. “Jadi kami juga ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa lahan bekas tambang juga bisa untuk peternakan sapi, dan sudah kami lakukan tes dengan pihak yang mengerti dengan peternakan,” ucapnya.

Pada kegiatan itu juga, PT Berau Coal bekerja sama dengan Universitas Airlangga (Surabaya, red) jurusan peternakan, dan hasil dari tes tersebut daging sapi yang di rawat di tambang ataupun di tempat pada biasanya itu tidak ada perbedaan dan layak konsumsi.“Dengan keberhasilan tersebut, kami juga bisa mendukung program pemerintah untuk swasembada daging di Kabupaten Berau,” pungkasnya. (*/aky/***/sam)

 

Sumber: Berau Post edisi 22 November 2019

]]>
Kampung Bena Baru Terima Motor Sampah, Bentuk Kepedulian PT Berau Coal kepada Masyarakat https://beraucoalenergy.co.id/2019/11/21/kampung-bena-baru-terima-motor-sampah-bentuk-kepedulian-pt-berau-coal-kepada-masyarakat/ Thu, 21 Nov 2019 15:51:57 +0000 http://www.beraucoalenergy.co.id/?p=5632 IMG_2075

PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bakti Berau Coal (YDBBC) menyerahkan satu unit motor sampah yang diterima langsung oleh Kepala Kampung Bena Baru, Leth Anye, Rabu (13/11).

Kepala Kampung Bena Baru, Leth Anyeini mengatakan, bantuan ini terkait dengan bantuan pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) yang sebelumnya telah dibangun juga oleh PT Berau Coal. Dirinya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih, “Kami usahakan apa yang diberikan ini dapat terkelola dengan baik,” katanya.

Dengan adanya motor sampah ini, Leth menuturkan, tentu akan memudahkan masyarakat untuk membuang sampah. Dengan memperdayakan petugas kebersihan, warga tidak perlu harus ke TPA lagi, tapi hanya menyimpannya di depan rumah kemudian diambil oleh petugas. “Banyak bantuan yang kami terima, selain TPA dan motor sampah tersebut,” katanya.

Selain itu, warga juga disebutnya menerima peralatan pengelolaan sampah hingga mendapatkan ilmu bagaimana mengelolanya sehingga masyarakat memiliki peran dalam mengelola sampah anorganik. “Warga di sini jadi tahu cara untuk mengelola sampah menjadi pupuk. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih PT Berau Coal,” ujarnya.

IMG_2070

Community Development Coordinator Berau Coal, Sabriadi menuturkan, program ini merupakan lanjutan dari pembangunan tempat pembuangan sampah (TPS) beberapa waktu lalu. Selain itu, pelatihan ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat dalam mengelola sampah menjadi pupuk.

“Ini bukti nyata bentuk kepedulian kami kepada masyarakat Bena Baru. Kami ingin menciptakan kampung mandiri di sini,” tuturnya.PT Berau Coal juga disebutnya tidak ingin lepas tangan dalam melatih warga Bena Baru mengolah sampah. Berauu Coal secara utin memberikan arahan kepada warga bagaimana cara mengelola sampah tersebut. “Kami juga memberi tahu mana sampah organik dan anorganik. Jadi warga sudah bisa memilah milah sendiri,” ucapnya. (*/hmd/***/sam)

 

Sumber: Berau Post edisi 21 November 2019

]]>
Jaga Ekspor Komoditas, Diplomat Terima Pembaruan Informasi Industri https://beraucoalenergy.co.id/2019/11/17/jaga-ekspor-komoditas-diplomat-terima-pembaruan-informasi-industri/ Mon, 18 Nov 2019 00:43:46 +0000 http://www.beraucoalenergy.co.id/?p=5627 jaga-ekspor-komoditas-diplomat-terima-pembaruan-informasi-industri-51t

Langkah bersama menjaga keberlangsungan ekspor komoditas andalan Indonesia di luar negeri dilakukan sektor industri melalui dialog dengan para diplomat yang akan memulai tugasnya. Pemaparan Kepada Para Konsul Jenderal dan Wakil Kepala Perwakilan Republik Indonesia ini terkait Produk Andalan Kelapa Sawit, Kertas dan Batu Bara Indonesia di Jakarta (11/11).

“Kami berupaya membangun pemahaman dan koordinasi yang tepat akan keberadaan produk atau komoditas negara kita yang berorientasi ekspor. Dalam hal ini perkebunan kelapa sawit, kehutanan, pulp dan kertas serta pertambangan batu bara,” ujar Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin.

Lebih lanjut Ia menerangkan, dalam pemaparan bersama diplomat dibahas berbagai hal mulai dari potensi, pola operasi industri, keunggulan, kontribusi dan sudah barang tentu tantangan yang dihadapi di negara tujuan ekspor. Hal ini penting dilakukan karena para diplomat, menurutnya adalah garda terdepan yang bertugas menjaga daya saing sekaligus membuka pasar baru untuk komoditas yang selama ini menjadi andalan ekspor Indonesia.

Pertemuan ini menjadi kali ke-7 sejak 2016 silam, yang dihadiri tak kurang 90 orang duta besar, 95 orang atase dan/atau Kepala Pusat Promosi Perdagangan Indonesia ITPC, berikut 12 orang Konsul Jenderal. Hadir mendampingi 7 orang Konsul Jenderal dan 3 orang Wakil Duta Besar yaitu Kepala Biro Hukum dan Administrasi Kementerian dan Perwakilan Okto Dorinus Manik, Direktur Sinar Mas, Ferry Salman, Direktur Eksekutif Asosiasi Pulp & Kertas Indonesia, Liana Bratasida.

Lalu ada juga Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia, Kanya Lakshmi Sidharta, Ketua umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia, Sanny Iskandar, GM Corporate Communications PT Berau Coal, Singgih Widagdo, serta Accelerator Director GK-Plug and Play Indonesia, Aaron Nio Ang.

 

Sumber: sindonews.com edisi 11 November 2019

]]>
Salah Satu Mitra Kerja Berau Coal, PT PAMA Gelar Khitan Massal https://beraucoalenergy.co.id/2019/11/17/salah-satu-mitra-kerja-berau-coal-pt-pama-gelar-khitan-massal/ Mon, 18 Nov 2019 00:39:55 +0000 http://www.beraucoalenergy.co.id/?p=5624 PAMA Gelar Khitanan Masal

PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Distrik BRCB bersama PT Berau Coal, menggelar khitan massal, pada Sabtu (9/11) sekira pukul 08.00 Wita, di Kampung Labanan Makmur, Teluk Bayur. Khitanan massal tersebut diikuti sebanyak 125 anak dari 6 kampung yakni, Kampung Tumbit Dayak, Long Lanuk, Tumbit Melayu, Labanan Jaya, Labanan Makmur, dan Labanan Makarti.

Deputy Project Manager PT PAMA Distrik BRCB, Tunjung Hermawanto, menuturkan, khitan massal merupakan salah satu program PT PAMA untuk menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada warga lingkar tambang. “Awalnya yang mendaftar kepada kami sebanyak 115 orang. Namun, dalam pelaksanaannya bertambah menjadi 125 orang,” katanya.Ia menuturkan, ini merupakan program rutin PT PAMA agar masyarakat yang berada dilingkar tambang juga bisa merasakan kesejahteraan bersama dengan manajemen PT PAMA. Selain itu, khitan juga merupakan kewajiban bagi seorang lelaki. “Setiap tahun kami melaksanakan kegiatan tersebut (khitan massal, red),” tuturnya.

Wajah tegang anak-anak menunggu giliran dikhitan nampak jelas. Rasa takut bercampur penasaran mereka rasakan. Sementara itu, di balik tirai telah ada anak yang sedang dikhitan. Ada yang menangis, ada pula yang dengan tenang saat dikhitan.

Mereka tentu tidak datang seorang diri, melainkan bersama keluarga mereka untuk mendampingi mereka yang akan dikhitan. Pakaian muslim dan menggunakan sarung bermotif kotak-kotak menjadi ciri khas anak-anak tersebut. Tidak lupa mereka juga menggunakan kopiah.“Alhamdulillah, kegiatan ini terus bisa kami laksanakan, sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan,” ucapnya.

Pada kegiatan khitan massal tersebut, hadir pula Bupati Berau Muharram. Muharram menuturkan, kegiatan ini merupakan amal yang tak terlupakan, khitan adalah kegiatan sosial yang berdampak luas dan akan menjadi kenangan bagi anak, kegiatan diikuti oleh anak anak dari 6 kampung di kecamatan di Teluk Bayur.

“Khitanan ini merupakan bagian dari kebersamaan anak muda dan pengusaha dengan selalu bersinergi dalam berbuat baik. Mudahan ke depan bisa memberikan kontribusi positif dalam bantu anak yang tidak mampu khitan secara ekonomi. Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Acara sosial yang kreatif lainnya bisa dilakukan oleh anak muda,” tutupnya. (*/hmd/***/udi)

 

Sumber: Berau Post edisi 11 November 2019

]]>
Dukung Pengembangan SDM, PT Berau Coal Serahkan Tiga Bus untuk Bantu Transportasi Pelajar https://beraucoalenergy.co.id/2019/11/17/dukung-pengembangan-sdm-pt-berau-coal-serahkan-tiga-bus-untuk-bantu-transportasi-pelajar/ Mon, 18 Nov 2019 00:34:36 +0000 http://www.beraucoalenergy.co.id/?p=5620 Serah Terima Bus BUMK 1

PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal merealisasikan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dengan menyerahkan 3 bus kepada Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Lanuk Permai dari Kampung Long Lanuk dan BUMK Sukses Bersama dari Kampung Tasuk.

Tiga buah bus itu diserahkan langsung oleh Community Development Manager PT Berau Coal, Hikmawaty, kepada Kepala Kampung Long Lanuk dan Tasuk di Balai Mufakat, Selasa (12/11). Dengan disaksikan Bupati Berau Muharam, Perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Ilyas Nasir, Kepala Dinas Pendidikan Berau Murjani, perwakilan Kampung Tasuk, Kampung Long Lanuk dan beberapa tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Berau Muharram menuturkan, dunia pendidikan saat ini mulai berkembang, namun fasilitas dari Dinas Pendidikan belum sepenuhnya terjangkau di semua titik-titik. Di satu sisi, kalau ingin membangun fasilitas pendidikan yang ada di semua kampung di Berau, tapi tidak memperhatikan berapa jumlah murid di situ, tentu dianggap tidak efisien dari sisi pembangunan dan penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Oleh karena itu, salah satu solusinya adalah dengan bantuan alat transportasi ini. Mudah-mudahan ini dapat menjadi bagian solusi terhadap transportasi anak-anak kita, khususnya bagi pelajar yang jarak rumah ke sekolahnya berjauhan,” katanya.Untuk itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal atas gagasan yang berlangsung pada saat itu, Muharram berharap apa yang diberikan itu manfaatnya bisa dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

WhatsApp Image 2019-11-11 at 11.03.12

“Kita juga doakan semoga harga batu bara naik, sehingga di masa yang akan datang bantuan berupa bus ini bisa bertambah,” terangnya.Lanjutnya, meski dalam pengelolaan bus akan diserahkan kepada BUMK, namun pemerintah kampung diharapkan tidak lepas tangan begitu saja. Dirinya meminta khususnya kepala kampung untuk selalu mengontrol aset tersebut, sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang.

Sementara itu, Community Manager PT Berau Coal, Hikmawaty menambahkan, penyerahan bus merupakan salah satu program pemberdayaan, Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal (YYDBC). Tapi ditekankannya, selain Kampung Tasuk dan Long Lanuk, ada beberapa kampung lagi yang akan menerima bantuan serupa.

“Pertama, kami harap dengan bantuan ini bisa mendukung program pendidikan wajar 12 tahun dan juga bisa berkontribusi terhadap kemandirian kampung, karena bus selain melayani anak sekolah juga bisa dipergunakan untuk usaha BUMK di bidang penyediaan transportasi lainnya, sehingga bisa berdampak pada pendapatan asli kampung,” terangnya.

Keberadaan bus ini juga diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan pendapatan asli kampung dan para pelajar yang akses dari rumahnya jauh untuk ke sekolah dapat terjamin keselamatannya. “Bus yang kami berikan ini juga dari sisi keamanannya sudah diatur sesuai dengan standar yang ada,” pungkasnya. (*/oke/***/sam)

 

 

Sumber: Berau Post edisi 13 November 2019

]]>
Pelatihan Pengelolaan Sampah Anorganik di Kampung Bena Baru https://beraucoalenergy.co.id/2019/11/11/pelatihan-pengelolaan-sampah-anorganik-di-kampung-bena-baru/ Mon, 11 Nov 2019 08:47:59 +0000 http://www.beraucoalenergy.co.id/?p=5613 Dari Sampah menjadi Barang Berguna

43c9f6d5adf52c7d7830eedde576d512

PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bakti Berau Coal (YDBBC) menggelar pelatihan mengelola sampah anorganik untuk masyarakat di Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, Rabu (6/11).

Kegiatan yang  bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau ini, bertujuan untuk menekan keberadaan sampah di Berau. Kelompok Lingkungan dari Kampung Maluang, Gunung Tabur pun ditunjuk sebagai pemateri tentang cara membuat kerajinan tangan dari sampah.Ketua Kelompok Lingkungan Misni Ferbrianti mengatakan, ia diminta DLHK Berau sebagai pemateri.

Dengan memberikan  materi cara mendaur ulang sampah anorganik menjadi kerajinan tangan. Seperti tisu, keranjang belanjaan dan barang-barang lainnya. “Sampah anorganik itu seperti sampah plastik bekas sedotan dan bekas botol air mineral. Itu biasanya yang paling mudah untuk di buat kerajinan tangan,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, dirinya menginginkan berdampak besar terhadap masyarakat di Kampung Bena Baru. Karena dengan mempraktekkan pengolahan sampah, maka akan mengurangi sampah-sampah anorganik di kampung.

Karena dengan bisa membuat kerajinan tangan ini, bisa mengurangi volume sampah dan sekaligus mendapatkan uang dari penjualan kerajinan tangan yang dibuat,” terangnya.Seorang peserta, Ros mengaku bahagia bisa menjadi bagian dari pelatihan mengelola sampah anorganik. Karena bisa menambah pengetahuannya dan ibu-ibu yang ada di Kampung Bena Baru.

Apalagi selama ini, ia dan masyarakat lainnya hanya terfokus pada kegiatan berkebun.  “Tetapi dengan adanya pelatihan ini, kami bisa mengisi kekosongan dengan membuat kerajinan tangan dari bahan sampah anorganik,” ujarnya.

Dirinya pun menyampaikan rasa terima kasih kepada PT Berau Coal dan DLHK Berau, karena sudah mengadakan pelatihan. Sehingga sekarang pihaknya akan mencoba memanfaatkan sampah-sampah anorganik yang ada.

“Sebelumnya jika ada sampah sedotan atau plastik air mineral, pasti langsung kami buang saja karena menurut kami tidak ada gunanya,” imbuhnya.

Sementara itu, Binungan Mine Operation (BMO) 1 Comdev Coordinator PT Berau Coal, Sabriadi menjelaskan, untuk menekan jumlah sampah yang ada di Kabupaten Berau, PT Berau Coal telah bekerjasama dengan DLHK Berau. Guna melakukan pelatihan cara mendaur ulang sampah anorganik seperti yang dilakukan di Kampung Bena Baru.Kegiatan ini diterangkannya dilakukan dalam dua hari, yaitu Rabu (6/11) dan Kamis (7/11).

“Kami bagi menjadi dua pertemuan.  Pertama pengenalan dan pembuatan kerajinan tangan yang ringan. Kemudian yang terakhir itu praktek pembuatannya,” katanya.Karena itu, dirinya yang mewakili PT Berau Coal meminta kepada masyarakat yang ikut pelatihan bisa serius. Karena menurutnya pelatihan ini memang sangat berguna khususnya untuk ibu rumah tangga. “Pelatihan ini jika ibu-ibu serius bisa jadi usaha rumahan,” jelasnya. (*aky/***/arp)

 

Sumber: Berau Post edisi 7 November 2019

]]>
Berau Coal Gelar Pelatihan Budidaya Itik Petelur https://beraucoalenergy.co.id/2019/11/11/berau-coal-gelar-pelatihan-budidaya-itik-petelur/ Mon, 11 Nov 2019 08:36:17 +0000 http://www.beraucoalenergy.co.id/?p=5611 Budidaya Itik

PT Berau Coal (BC) melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal (YYDBC) melaksanakan pelatihan budidaya itik petelur di Kelurahan Gunung Panjang, Rabu (6/11) lalu.

Hal ini disambut baik Kepala Bidang (Kabid) Peternakan, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau, Tumiyem. Dirinya berharap kegiatan ini bukan hanya sekadar pelatihan saja, melainkan bisa diaplikasikan oleh peternak binaan BC lainnya.

“Produksi itik petelur di Kabupaten Berau masih kurang dan masih mendatangkan dari luar. Dengan adanya kegiatan ini, kami harapkan Berau sudah dapat produksi sendiri baik telurnya maupun bibitnya,” ujarnya ditemui usai kegiatan.

Menurutnya, jika Berau sudah dapat memproduksi telur dan bibitnya tentu ini akan berdampak pada ringannya biaya dan operasional, karena tidak harus mendatangkan dari luar Berau lagi.Hal senada juga disampaikan Lurah Gunung Panjang Toto Marjito. Dia menyambut baik program budidaya itik petelur yang dilaksanakan BC.

“Kami harapkan, para peternak ini bisa membagikan ilmu yang mereka dapat terhadap kelompok-kelompok yang lainnya,” katanya.

Sementara, General Manager (GM) CSR PT Berau Coal Horas Parsaulian Pardede menyebut, kegiatan itu merupakan salah satu program PT Berau Coal, dalam meningkatkan ekonomi dan membantu masyarakat agar mandiri.

Untuk itu, selain melatih masyarakat, PT Berau Coal juga membagikan 500 ekor itik petelur kepada peternak untuk dibudidayakan.”Untuk itik petelur ini sendiri kami datangkan dari Banjar bersama dengan pembinanya. Kami berharap para peternak bisa belajar bagaimana cara beternak itik dengan baik,” ujarnya.

Lanjutnya juga, saat ini PT Berau Coal memang masih membantu dalam skala kecil karena petani juga masih dalam tahap pembelajaran, sehingga jika terjadi kendala petani akan lebih mudah untuk mengatasinya.”Kalau skala kecil ini sudah berhasil, tentu akan dilanjutkan dengan skala menengah. Oleh karena itu, kami harap budidaya petelur ini dapat berkembang dan dapat menghasilkan profit bagi peternak,” paparnya. (*/oke/sam)

 

Sumber: Berau Post edisi 7 November 2019

]]>
Beri Kesempatan Angkatan Muda, Adakan Seleksi Program Pelatihan Operator dan Mekanik https://beraucoalenergy.co.id/2019/11/05/beri-kesempatan-angkatan-muda-adakan-seleksi-program-pelatihan-operator-dan-mekanik/ Tue, 05 Nov 2019 17:38:27 +0000 http://www.beraucoalenergy.co.id/?p=5604 WhatsApp Image 2019-11-05 at 17.35.29

PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bakti Berau Coal (YDBBC) mengadakan program pelatihan operator dan mekanik pertambangan khusus Site Gurimbang.

Para peserta yang lolos untuk mengikuti program inipun sudah menjalani tes psikotes yang digelar di Kantor YDBBC, Jalan Gatot Subroto, Sei Bedungun, kemarin (24/10).

Public Relations Manager PT Berau Coal Arif Hadianto mengatakan, rekrutmen sudah dilakukan pihaknya selama dua hari, yaitu dimulai pada 23 hingga 24 Oktober. Ia menjelaskan, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi angkatan muda di Kampung Gurimbang, Sei Bebanir Bangun, Sukan Tengah dan Tanjung Perangat.

“Program ini sebagai langkah pembekalan bagi pemuda pemudi kampung di seputar Site Gurimbang. Khususnya pada kompetensi operator dan mekanik pertambangan yang secara komprehensif,” katanya.

“Program ini juga dilakukan melalui seleksi ketat secara bertahap dan transparan, sehingga semua memiliki kesempatan yang sama,” lanjut Arif.

Salah seorang peserta yang mengikuti tes psikotes, Taufik menyambut baik program ini. Khususnya bagi orang-orang yang belum memiliki pekerjaan, agar ke depan memiliki pekerjaan yang lebih baik.

Karena itu, ia pun berkeinginan progam ini bisa terus diselenggarakan setiap tahunnya. Mengingat masih banyaknya anak-anak muda yang baru lulus sekolah dan belum memiliki pekerjaan seperti dirinya. “Sebelumnya saya tidak bekerja dan baru lulus SMA tahun ini,” ujarnya.

Dalam mengikuti tes psikotes, dirinya pun mengaku sempat kesulitan di awal. Namun bisa diatasinya seiring waktu saat mengerjakan tes tersebut.Kemudian, ditanya alasan ketertarikannya terhadap program ini. Ia pun menuturkan karena ingin menambah ilmu khususnya di bidang pertambangan. “Saya ingin mencari kerjaan dan pengalaman baru,” tegasnya Taufik. (mar/***/arp).

 

Sumbr: Berau Post edisi Jumat, 25 Oktober 2019

]]>
Tim ERG Berau Coal Gelar Pelatihan Tanggap Darurat https://beraucoalenergy.co.id/2019/11/04/tim-erg-berau-coal-gelar-pelatihan-tanggap-darurat/ Mon, 04 Nov 2019 13:36:33 +0000 http://www.beraucoalenergy.co.id/?p=5599 WhatsApp Image 2019-11-04 at 08.56.27

Tim Emergency Respons Group (ERG) PT Berau Coal menggelar Pelatihan Tanggap Darurat kepada sejumlah jemaah majelis ta’lim. Kegiatan itu dilaksanakan di sekitar area mMasjid urul Ilmi, Tanjung Redeb, Minggu (3/11) lalu.

Leader Tim, Emergency Respons, PT Berau Coal, Anjas Syahputra mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk membagi pengetahuan kepada ibu-ibu majelis ta’lim mengenai tindakan yang dapat dilakukan ketika terjadi musibah.

“Seperti contoh ketika terjadi kebakaran, baik itu besar maupun kecil ada cara tersendiri yang harus dilakukan serta bagaimana  cara penanggulangannya seperti apa. Itu  kita sampaikan di sini,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap melalui kesempatan tersebut para peserta yang banyak diisi ibu-ibu itu tak lagi panik dikarenakan sudah mengetahui tindakan apa yang akan dilakukan.

“Di kesempatan ini juga, kita sampaikan bagaimana membantu jika ada korban yang menderita luka bakar. Umumnya kan orang cenderung mengoleskan pasta gigi di titik pada luka bakar, hal seperti ini sebenarnya tak dibenarkan. Yang lebih tepat dalam penanganan luka bakar itu cukup mengalirkan air ke bagian yang terkena luka tersebut,” lanjutnya.

WhatsApp Image 2019-11-04 at 08.54.30

 

Lainnya, para jamaah majelis ta’lim juga diberikan pemahaman terkait penaganan ketika terjadi kebocoran gas elpiji, membantu seseorang yang tersedak hingga menolong orang yang terkena serangan jantung.Mendapat kesempatan mengikuti kegiatan itu, Ketua Majelis Talim Nurul Ilmin, Sri Wakhyuni mengaku cukup senang. Katanya, tidak hanya tentang ilmu agama saja, melainkan pemahaman tentang dunia juga bisa didapatkan melalui kegiatan itu.

“Jadi bukan diartikan majelis ta’lim hanya materinya pengajian saja, tapi lebih jauh dari pada itu. Sehingga ketika menjalankan Islam itu secara keseluruhan dan menyeluruh,” bebernya.Ia juga berharap kegiatan seperti itu dapat terselenggara kembali dengan mengusung tema yang dekat dengan ibu-ibu. Pasalnya mayoritas majelis ta’lim sendiri memang terkhusus untuk ibu-ibu. (*/oke/***/sam)

 

Sumber: Berau Post edisi Senin, 4 November 2019

]]>
Penutupan TMMD Dirangkai dengan Pengobatan Gratis https://beraucoalenergy.co.id/2019/11/04/penutupan-tmmd-dirangkai-dengan-pengobatan-gratis/ Mon, 04 Nov 2019 08:52:57 +0000 http://www.beraucoalenergy.co.id/?p=5596 Dukung TMMD

Upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 Wilayah Kodim 0902/TDR 2019, digelar di lapangan sepak bola Sambaliung, Kamis (31/10) kemarin. Upacara yang dipimpin Inspektur Jenderal Angkatan Darat, Mayjen TNI Suko Pranoto, juga dihadiri Wakil Bupati Berau Agus Tantomo; Dandim 0902/TRD Lekol Kav Ilham Faisal Siregar, Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono.

Dandim 0902/TRD, Letkol Kav Ilham Faisal Siregar, mengatakan kegiatan TMMD yang digelar di dua RT Kelurahan Sambaliug tersebut, telah resmi ditutup. Dalam penutupan tersebut, dirinya berterima kasih kepada masyarakat, pemerintah daerah, dan beberapa tim pendukung yang sudah membantu pelaksanaan kegiatan.

“Pada pukul 08.30 Wita, TMMD resmi ditutup. Saya banyak terima kasih kepada masyarakat serta stakeholder yang sudah membantu menyukseskan kegiatan ini,” katanya saat di wawancarai usai acara.Dirinya menambahkan, beberapa stakeholder yang membantu, salah satunya PT Berau Coal yang mendukung acara penutupan TMMD ini. “Kami merangkul PT Berau Coal dalam melakukan kerja sama dan mereka juga membuka stan pengobatan gratis serta membagikan 1.000 paket sembako.

Dengan itu saya mengucapkan terima kasih,” jelasnya.Sementara, VP Operational Support and Relation Director PT Berau Coal, Gatot Budi Kuncahyo mengatakan, dalam mendukung penutupan TMMD yang digelar di lapangan sepak bola Kecamatan Sambaliung, PT Beru Coal menggelar kegiatan pengobatan gratis dan membagikan 1.000 paket sembako untuk masyarakat tidak mampu. “Sebagai tanda kami mendukung acara TMMD ini,” katanya.

Lebih lanjut Gatot menjelaskan, pembagian sembako murah yang digelar, karena memang sangat penting bagi masyarakat. Selain itu ada posko kesehatan agar masyarakat bisa mengecek kesehatan mereka, serta mengantisipasi datangnya penyakit. “Ini adalah salah satu bentuk kepedulian PT Berau Coal kepada masyarakat, diharapkan apa yang dilaksanakan saat ini bisa sangat bermanfaat untuk masyarakat,” katanya. (*/aky/***/udi)

 

Sumber: Berau Post edisi Jumat, 1 November 2019

]]>