Uncategorized – Berau Coal Energy https://beraucoalenergy.co.id Better Energy, Brighter Future Thu, 11 Dec 2025 00:46:12 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.6 https://beraucoalenergy.co.id/wp-content/uploads/BC_potrait_putih_square-email.jpg Uncategorized – Berau Coal Energy https://beraucoalenergy.co.id 32 32 Perkuat Kolaborasi, PT Berau Coal Hadir untuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat https://beraucoalenergy.co.id/2025/11/06/perkuat-kolaborasi-pt-berau-coal-hadir-untuk-meningkatkan-kualitas-kesehatan-masyarakat/ Thu, 06 Nov 2025 09:23:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8473
Pengecekan kesehatan program pencegahan stunting kolaborasi Berau Coal dan Puskesmas di Kampung Suaran dan sekitarnya.

Berbagai peluang, PT Berau Coal berupaya turut serta dalam mendukung program Pemerintah daerah, termasuk dalam sektor Kesehatan. Sebagaimana kegiatan yang berlangsung selama dua hari, dimulai pada tanggal 21 Oktober 2025 dengan pemeriksaan balita lengkap, dilanjutkan pada 23 Oktober 2025 dengan kegiatan serupa di Kampung Suaran dan sekitarnya, Kecamatan Sambaliung.

Agenda yang terealisasi berkat kolaborasi PT Berau Coal dengan Puskesmas dan Pemerintah Kampung Suaran tersebut diikuti oleh 25 anak dari Kampung Suaran dengan rentang usia delapan bulan hingga tiga tahun. Pemeriksaan berlanjut pada Kamis, 23 Oktober 2025, dengan melibatkan 22 anak lainnya, terdiri atas 10 anak dari Kampung Suaran, tujuh dari Kampung Pesayan, dan lima dari Kampung Pilanjau.

Melalui program tersebut, selain menjaga tumbuh kembang anak bukan sekadar memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memahami setiap aspek yang memengaruhi mereka untuk tumbuh optimal. Dari adanya pemeriksaan kesehatan dan tumbuh kembang, petugas medis bisa menelusuri berbagai penyebab yang mungkin membuat anak mengalami stunting mulai dari penyakit, kondisi lingkungan, hingga faktor keturunan.

Jika ditemukan penyakit yang menyertai, anak akan mendapatkan perawatan medis terlebih dahulu sebelum dilanjutkan dengan pemberian intervensi gizi. Sementara bila penyebabnya berkaitan dengan faktor keturunan, pendampingan difokuskan pada perbaikan gizi agar anak tetap bisa tumbuh sehat sesuai potensinya.

Sebagaimana penjelasan Kepala Puskesmas Suaran, Ns. Arief Suryanto, S.Kep, M.A.P, menjelaskan bahwa program penanganan stunting di wilayahnya sudah berjalan tiga tahun tahun. Terus akan berlanjut guna sukseskan program Pemerintah Zero kan kasus stunting.

“Kehadiran PT Berau Coal sejak awal sangat membantu melalui kolaborasi yang diinisiasi Pemerintah kampung. Dukungan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk fasilitas, tetapi juga pendampingan berkelanjutan dalam setiap kegiatan,” ujarnya.

Foto bersama saat pelaksanaan Pemeriksaan Lengkap Balita Sehat

Sementara itu, Community Based Development (CBD) Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan Masyarakat Kabupaten Berau.

“Kami terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan puskesmas dan pemerintah kampung agar program penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Reza.

Sepanjang tahun lalu, program ini telah mencakup 66 anak dari beberapa kampung. Sebagian besar telah berhasil keluar dari zona stunting, sementara 13 anak lainnya masih dalam tahap pendampingan lanjutan.

Salah satu orang tua peserta, Fitria Adlin, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Program ini sangat bermanfaat bagi kami, para ibu. Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa memantau perkembangan anak dengan lebih baik. Semoga kegiatan positif ini dapat terus berlanjut,” tuturnya.

Melalui kerja sama antara PT Berau Coal, Puskesmas Suaran, dan pemerintah kampung, diharapkan program intervensi stunting dapat terus berjalan efektif, dan setiap anak tumbuh sehat, cerdas, dan terbebas dari stunting.

Sumber: swarakaltim.com

]]>
Berau Cocoa: Kolaborasi Swasta dan Masyarakat yang Memberikan Dampak Positif bagi Perekonomian Daerah https://beraucoalenergy.co.id/2025/07/18/berau-cocoa-kolaborasi-swasta-dan-masyarakat-yang-memberikan-dampak-positif-bagi-perekonomian-daerah/ Fri, 18 Jul 2025 17:32:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8574
Foto bersama di Berau Cocoa.

Berau cocoa merupakan salah satu Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) unggulan PT Berau Coal, sebagai upaya turut serta memajukan sektor perkebunan khususnya komoditi kakao.

Dalam hal tersebut, perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batu bara itu menggandeng masyarakat terutama para petani kakao untuk pengembangannya. Sehingganya, ekonomi kerakyatan yang terealisasi berkat kolaborasi swasta dan masyarakat itu, mendapat apresiasi dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Husin Djufrie, karena sangat berdampak positif terhadap perekonomian daerah.

“Saya sangat terkesan dengan kontribusi nyata PT Berau Coal dalam mendorong pembangunan daerah, atas keberhasilan program Berau Cocoa. Sebab melalui program itu ratusan petani kakao di Bumi Batiwakkal diberdayakan sehingga ke depan mampu wujudkan pertanian yang berkelanjutan,” ungkap Tokoh Politik asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, Rabu (16/7/2025) lalu.

Tandangan beliau ke sentra produksi Berau Cocoa, Kecamatan Teluk Bayur bersama Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur, Seno Aji termasuk Bupati Kabupaten Berau, Sri Juniarsih Mas tersebut ingin melihat secara langsung realisasi lapangan dari inisiatif ekonomi kerakyatan yang telah dijalankan sekitar sejak 2010 tersebut.

“Luar biasa, pembinaan yang dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir, mulai dari penyediaan bibit unggul, perawatan, panen, hingga pemasaran, merupakan bentuk model social enterprise yang patut ditiru di sektor komoditas lainnya. Kita butuh program seperti ini di berbagai daerah lain. Tidak hanya di Berau, tapi juga di Kutai Timur, Paser, atau Mahakam Ulu. Karena program seperti ini langsung menyentuh kehidupan petani, tanpa terlalu banyak birokrasi,” kata Husin Djufrie.

Bahkan, Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor itu juga secara berkesinambungan di tingkatkan dengan diberikan pelatihan. Program Berau cocoa ini ke depan dirinya berharap ada bentuk dukungan lanjutan dari Pemerintah provinsi (Pemprov), baik melalui kemudahan regulasi maupun dukungan anggaran untuk replikasi program serupa, agar lebih maju lagi dari sekarang.

“Kita punya bahan bakunya, daerah kita mendukung. Saya pikir ini saatnya kita dorong bersama, termasuk melalui kebijakan anggaran dan regulasi di tingkat provinsi. Program ini bisa menjadi salah satu pilar kemandirian ekonomi berbasis kerakyatan yang sangat menjanjikan apabila terus dikembangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasional & HSE PT Berau Coal, Arief Wiedhartono menjelaskan, bahwa saat ini perusahaan memfokuskan pelaksanaan PPM pada dua sektor utama, yakni pendidikan dan ekonomi. Menurutnya, infrastruktur dasar seperti air, listrik, jalan, jembatan dan layanan kesehatan sudah lebih dulu dijalankan. Karena itu, program kini diarahkan untuk mendorong kemandirian masyarakat.

Dalam pengembangan di bidang ekonomi, perusahaan mengembangkan Pabrik Pengolahan Berau Cocoa sebagai pusat pengolahan hasil perkebunan kakao dari masyarakat sekitar. Program ini menyasar petani lokal dan pelaku UMKM yang ingin masuk ke rantai produksi kakao bernilai tambah.

“Potensi lahan kakao yang sudah kami garap bersama masyarakat mencapai 1.000 hektare. Kami ingin program ini bisa terus berkembang dan memberi manfaat nyata, bukan hanya di sekitar tambang, tapi juga kampung-kampung lainnya di Berau,” katanya.

Adapun targetnya ke depan adalah memperluas jangkauan penerima manfaat, baik dari sektor pendidikan maupun ekonomi. PT Berau Coal berharap dapat terus berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan warga di Kabupaten Berau. Dan Arief juga menyampaikan ungkapan terima kasih atas dukungan berbagai pihak khususnya Pemprov Kaltim dan Pemda Berau dalam menjalankan program PPM sehingga lancar dan memberikan dampak kepada masyarakat luas.

“Harapannya, seluruh program yang telah dirancang dapat terus berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat Berau, terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program-program PPM kami” tutup Arief.

Sumber: Swarakaltim.com

]]>
Langkah Berau Coal Kelola Lahan Pascatambang Jadi Area Produktif Diapresiasi Pj Gubernur Kaltim https://beraucoalenergy.co.id/2024/11/03/langkah-berau-coal-kelola-lahan-pascatambang-jadi-area-produktif-diapresiasi-pj-gubernur-kaltim/ Sun, 03 Nov 2024 08:40:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8232

Foto bersama Pj. Gubernur Kaltim beserta rombongan saat penanaman kakao di area lahan bekas tambang PT Berau Coal di site Binungan.

PT Berau Coal kembali mendapat kunjungan Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik. Kunjungan kali ini punya misi khusus yakni meninjau dan memperhatikan kondisi lahan kritis dan kondisi lahan pascatambang di Kalimantan Timur. Ia hadir bersama jajarannya dan Pjs Bupati Berau, Sufian Agus dan langsung meninjau Kawasan Pengembangan Masa Depan (Kembang Mapan) milik PT Berau Coal, Binungan Mine Operation.

Sebagaimana diketahui, Area Kembang Mapan merupakan area pascatambang PT Berau Coal yang telah dilakukan reklamasi.  Saat ini area tersebut telah bertransformasi menjadi lahan produktif yang terintegrasi antara peternakan, perkebunan, perikanan, area olahraga, outbound dan edukasi.

Area Kembang Mapan telah menjadi salah satu contoh bentuk dari komitmen perusahaan tambang yang memedulikan lingkungan setelah selesai melakukan kegiatan penambangan.

Di tempat ini, Akmal Malik disambut Direktur Operasional & HSE PT Berau Coal, Arief Wiedhartono, bersama Kepala Teknik Tambang Feri Indrayana, manajemen PT Berau Coal dan mitra kerja perusahaan.  

Pj Gubernur Akmal Malik tak hanya meninjau lahan pascatambang, Ia juga ikut menanam bibit kakao di dalam area Kembang Mapan yang juga telah ditanami Pisang Cavendish sebagai tanaman penaungnya.

Aksi penanaman bersama ini sekaligus menadi simbol kesungguhan pemerintah dan perusahaan dalam mendukung pengembangan kakao di Berau. Pada kesempatan ini juga, PT Berau Coal menyerahkan secara simbolis komitmen 180.000 bibit kakao kepada petani untuk mengembangkan perkebunan kakao di Kabupaten Berau.

“Kita melihat ikhtiar mereka (PT Berau Coal) melakukan transformasi eks tambangnya ke pertanian, area wisata, edukasi, peternakan dan lainnya. Berau Coal adalah perusahaan yang bergerak di bidang tambang batubara, tapi juga sangat peduli dengan pengembangan pertanian khususnya kakao” ungkap Akmal kepada wartawan saat setelah selesai melakukan penanaman bibit kakao.

Akmal menyampaikan mengapresiasi pada PT Berau Coal yang melalui program pascatambang dan CSR telah melakukan transformasi lahan bekas tambang menjadi lahan-lahan produktif. Selain itu, perusahaan juga mendampingi para petani dan membangun pabrik untuk menampung hasil panen kakao mereka di Berau.

“Atas nama Pemprov Kaltim saya berterima kasih kepada Berau Coal yang sudah mampu memberikan contoh bahwa bukan hanya sekedar menambang, tapi juga mentransformasi ke pertanian dan perkebunan,” ucapnya.

Langkah yang diambil Berau Coal ini, menurutnya, sudah sejalan dengan tujuan Pemprov Kaltim. Terlebih, telah ada sekitar 500 ribu hektare lahan yang dikembalikan oleh pemegang IUP di Kaltim kepada pemerintah, yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk sektor pertanian dan perkebunan.

“Berau Coal malah saya lihat sudah lebih dulu ini melakukan. Selain pendampingan petani kakao, melakukan penanaman sendiri, mereka juga bisa produksi sendiri. Sekali lagi, terima kasih untuk Berau Coal. Semoga ini menjadi contoh yang baik bagi pemilik IUP pertambangan lainnya,” paparnya.

Direktur Operasional & HSE PT Berau Coal, Arief Wiedhartono, menjelaskan pada awalnya, mereka mencoba menanam pisang untuk menguji kesesuaian tanaman dengan lahan tersebut, dan hasilnya menunjukkan pertumbuhan yang baik. Hal ini mendorong keputusan untuk menanam kakao di sana.

“Kakao ini tanaman yang agroforestry, yang baik ditanam bersama tanaman lainnya. Secara ekosistem nantinya sangat ramah dengan lingkungan,” jelasnya.

Kakao dipilih karena tanaman ini terbukti cocok tumbuh di area tambang. Setelah melakukan studi, Berau Coal bekerja sama dengan Puslitkoka untuk mengembangkan kakao secara optimal. Selain itu, kakao juga merupakan salah satu komoditas unggulan di Kaltim.

Arief mengakui bahwa saat PT Berau Coal mendampingi petani, ditemui tantangan ketika pasca-panen. Untuk memberikan solusi kepada permasalah petani dan sektor perkebunan kakao di Berau, mereka membantu proses hilir kalao ini dengan mendirikan pabrik dan menyerap seluruh hasil panen petani untuk distandarisasi agar dapat memenuhi kualitas pasar.

“Kemudian kami olah, karena sebelumnya kakao yang langsung dari petani, kualitasnya belum memenuhi standar pasar. Makanya, prosesingnya yang bersifat teknis itu kami ambil alih dan kami lakukan di Pabrik untuk dapat memenuhi spesifikasi pasar sekaligus melakukan pendampingan kepada petani,” terangnya.

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, saat melakukan persiapan penanaman bibit kakao di lahan bekas tambang PT Berau Coal

Kini, kakao Berau selain diminati oleh pasar domestik juga telah pernah diekspor ke negara-negara seperti Belanda dan Italia, serta sampelnya telah dikirim ke Jepang.

“Kualitas kakao Berau bisa diterima oleh mereka. Hari ini, kendalanya kita barangnya saja yang tidak ada. Untuk itu, kami terus mengembangkan perkebunan kakao di Berau, agar produksinya terus meningkat,” ungkapnya

Arief juga menjelaskan bahwa kunjungan Pj Gubernur Kaltim beserta rombongan sangat berarti bagi Berau Coal, karena memberi kesempatan untuk melanjutkan kolaborasi dengan pemerintah dalam pengelolaan lahan pascatambang.

Saat ini, telah banyak upaya dilakukan untuk memulihkan lahan kritis pascatambang, salah satunya melalui pengembangan Kembang Mapan. Kawasan ini kini telah pulih berkat komitmen Berau Coal dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Selain itu, berbagai program di Kembang Mapan telah terintegrasi dengan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

“Kawasan Kembang Mapan manfaatnya berkelanjutan, tidak hanya pada saat ada batubaranya saja. Ketika batubaranya telah diambil, kawasan ini terus memberikan manfaat secara lingkungan, ekonomi dan sosial untuk masa depan. Serta saling terintegrasi satu sama lain,” bebernya.

Di sela-sela kunjungan tersebut, Pj Gubernur Akmal Malik beserta rombongan diajak mengunjungi lapangan golf yang merupakan bagian dari area Kembang Mapan. Pj Bupati Berau, Sufian Agus, sempat mencoba mengayunkan stik golf, merasakan langsung pengalaman bermain di tempat yang dulunya merupakan lahan tambang dan kini telah menjadi lahan produktif terintegrasi.

Sumber: https://www.tambang.co.id/

]]>
Dari Pelosok ke Puncak: Kisah Sukses Juri Sri Ayu https://beraucoalenergy.co.id/2024/07/23/dari-pelosok-ke-puncak-kisah-sukses-juri-sri-ayu/ Tue, 23 Jul 2024 10:16:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8096

Juri Sri Ayu kala menempuh pendidikan tinggi di Jakarta.

Namanya Juri Sri Ayu. Dia seorang perempuan yang tumbuh di Komunitas Adat Terpencil (KAT). Sejak kecil, sudah merantau demi mengejar pendidikan. Dari yang awalnya terpencil kini ke ibukota DKI Jakarta.

Meninggalkan kampung halaman adalah pilihan mutlak baginya. Itu dilakukan agar cita-citanya terwujud di masa depan. Meskipun, harus menjalani kerasnya kehidupan untuk anak seusianya.

Keinginannya untuk mendapatkan pendidikan tinggi, lahir dari keinginan sederhana yaitu bisa memberikan manfaat bagi orang-orang.

“Di tempat saya belum ada sekolah yang memadai. Saya ingin menjadi perawat, agar bisa membantu orang-orang. Terutama di kampung-kampung terpencil,” jelasnya.

Wanita yang akrab disapa Juri ini, lahir dalam Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Pengawan, KM 21 Sambarata, Berau. Perempuan yang kini berusia 22 tahun itu, sedang mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan. Menjadi bukti komitmennya untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya.

Banyak kisah menarik tentangnya. Terutama kala dia menceritakan perjalanannya, mulai dari masa kecil hingga bisa berkuliah di Akademi Keperawatan Harum Jakarta. Sesuatu yang tak pernah dibayangkannya ketika kecil.

Dulu kata dia, semasa kecil dirinya sering kali ikut orang tua-nya menginap di hutan. Sebagaimana, kehidupan masyarakatnya yang hanya bergantung pada sumber daya alam di hutan.

“Di hutan, saya ikut mengambil madu dan memancing. Kadang juga ikut mengangkut kayu ulin. Saya juga ikut orang-orang bikin tas dari rotan, sampai ikut berburu,” kenangnya masa kecil.

Namun, seiring berjalannya waktu terjadi banyak perubahan. Mau tidak mau, membuatnya juga harus menyesuaikan peradaban. Terutama dari segi pendidikan.

Beruntung, saat itu hadir PT Berau Coal di KAT Pengawan untuk melakukan pendampingan. Serta mendukung anak-anak KAT mengenyam pendidikan seperti anak-anak kebanyakan.

Dirinya pun ditawari untuk bersekolah sesuai dengn cita-citanya. Kesempatan emas itu pun tak dilewatkan oleh keluarga Juri, khususnya nenek tercintanya.

“Nenek mendorong saya untuk melanjutkan sekolah atas saran dari Berau Coal. Menurut nenek, ini peluang yang baik untuk saya, dalam mencari pengalaman agar bisa mendapatkan wawasan lebih luas,” terangnya.

Berbekal dari dukungan keluarga dan perusahaan. Dirinya membukatkan diri untuk mengambil kesempatan itu. Langkah kecil dengan penuh keyakinan, kini mengantarkan dirinya didepan gerbang harapan yang lebih besar.

Juri memulai dari pendidikan dasarnya di SDN 010 Berau, setelah itu ke SMPK WR. Soepratman, dan sekolah menengah di SMK Sehat Persada.

Juri mengungkapkan keinginan untuk menjadi perawat dimulai sejak ia duduk di bangku SMP. Menurutnya dengan menjadi perawat dirinya bisa berguna untuk orang-orang sekitar.

“Sudah menjadi cita-cita saya sejak duduk di bangku SMP. Berawal dari keinginan merawat orang tua saya sendiri, kemudian saya ingin bisa merawat orang di kampung saya juga,” paparnya.

Selain berangkat dari keinginan mulia, Juri mengatakan sejak mempelajari ilmu keperawatan di bangku SMK Persada, banyak hal menarik diperolehanya.

“Yang seru karena kita bisa membantu orang. Apalagi saya semakin kagum melihat perawat yang pandai merawat orang lain, pokoknya kukuh harus jadi perawat,” katanya.

Selain dukungan dari Keluarga, Juri merasakan banyak sekali manfaat berkat dukungan Berau Coal. Dia berharap, Berau Coal dapat terus mendukung putra-putri daerah, untuk semakin semangat lagi dalam menempuh pendidikan.

“Dengan bantuan dari Berau Coal lah saya bisa menempuh pendidikan sampai sekarang. Dari SD sampai dengan kuliah, saya selalu didampingi oleh Berau Coal. Sehingga, saya bisa fokus menimba ilmu,” katanya.

“Pendidikan merupakan hal yang penting. Saya percaya melalui pendidikan, kita bisa menjadi apa yang kita inginkan dalam hidup ini,” sambungnya.

Community Development Coordinator PT Berau Coal, Reza Hermawan mengatakan, PT Berau Coal berkomitmen dalam memajukan pendidikan anak-anak.

Apalagi, program utama dan unggulan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Berau Coal adalah, pendidikan dan ekonomi. Terutama pendidikan vokasi yang mencetak anak-anak muda Kabupaten Berauuntuk siap bekerja.

“Seperti Juri yang mengenyam pendidikan vokasi keperawatan. Harapanya Juhri bisa menjadi contoh generasi mendatang anak-anak KAT untuk dapat mengenyam pendidikan tinggi untuk masa depan yang lebih baik,” tandasnya.

Sumber: berauterkini.co.id

]]>
Upaya Atasi Stunting: PT Berau Coal Raih Penghargaan dari BKKBN Kaltim https://beraucoalenergy.co.id/2024/03/22/upaya-atasi-stunting-pt-berau-coal-raih-penghargaan-dari-bkkbn-kaltim/ Fri, 22 Mar 2024 09:17:00 +0000 https://beraucoalenergy.co.id/?p=8045

PT Berau Coal menerima penghargaan dari BKKBN Provinsi dalam memerangi kasus Stunting di Kabupaten Berau. Penghargaan itu diberikan saat agenda Rembuk Stunting.

PT Berau Coal menerima penghargaan dari BKKBN Provinsi Kaltim dalam agenda Rembuk Stunting.

Penghargaan itu diterima atas kontribusi aktifnya dalam kegiatan pencegahan dan penanganan Stunting pada area lingkar tambang sejak 2023.

Penghargaan diberikan secara langsung oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis dan diterima langsung oleh General Manager Operasional Support and Relations PT Berau Coal Cahyo Andrianto.

Dalam kegiatan rembuk Stunting tersebut, turut hadir Sekretaris Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur, Al Khafid Hidayat yang mewakili kepala BKKBN Kalimantan timur.

Hidayat mengapresiasi kolaborasi yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dan perusahaan dalam rangka pencegahan dan penurunan Stunting di Kabupaten Berau.

”Tentunya sangat diperlukan adanya kolaborasi antara Pemkab, perusahaan dan sektor lainnya untuk saling mendukung dalam program-program penurunan stunting,” katanya kepada Tribunkaltim.co, Jumat (22/3/2024).

Menurutnya ini adalah kegiatan yang perlu berlanjut untuk kesipan bonus demografi yang unggul dan berkualitas.

”Atas kontribusi selama ini, kami sangat mengapreasiasi PT Berau Coal,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Berau Gamalis berterima kasih kepada PT Berau coal atas peran aktif dan dedikasinya dalam pencegahan dan penanganan Stunting di Kabupaten Berau.

Dirinya berharap program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di PT Berau Coal tetap berjalan untuk membantu anak-anak yang stunting.

Banyak berbagai program dari pihak ketiga sangat berpengaruh terhadap penanganan dan penurunan stunting di Kabupaten Berau.

”Program PT Berau Coal dalam rangka pencegahan dan penanganan Stunting sangat baik karena langsung mendatangi atau jemput bola kampung-kampung di lingkar tambang,” bebernya.

Ia berharap, peran aktif dan kerja sama untuk mencegah dan menurunkan stunting ini bisa berkelanjutan.

”Sebagai kolaborasi semua sumber daya yang ada dimulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi,” tutupnya.

Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Lamlay Sarie mengungkapkan terima kasih kepada PT Berau Coal yang selama ini telah mendukung penurunan stunting dengan berbagai programnya.

Menurutnya dengan potensi pihak ketiga, maka yang dibutuhkan saat ini tinggal penyelarasan saja. Supaya Lebih intensif ke depan.

”Dukungan dari pihak ketiga sangat dibutuhkan untuk lokasi khusus (Lokus) seperti area lingkar tambang,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, General Manager Operasional Support and Relations PT Berau Coal Cahyo Andrianto mengatakan, PT Berau Coal berkomitmen terhadap penanganan dan penurunan stunting di Kabupaten Berau.

Sejak 2023 PT Berau Coal sudah melaksanakan berbagai program, terutama yang sifatnya gerakan terpadu.

Mulai dari proses hulu, sejak ibu hamil, pelatihan tenaga penyuluh, hingga sanitasi yang erat kaitannya dengan Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan.

Pihaknya sudah berkontribusi di sana. Apalagi pihaknya sudah menjadi BAAS untuk beberapa kampung di lingkar tambang dengan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak-anak stunting.

”Komitmen PT Berau Coal untuk penanganan stunting sudah jelas. Gerakan terpadu yang kita jalankan sudah sesuai dengan saran dari Pemkab Berau,” terangnya.

Untuk sasarannya, PT Berau Coal memilih kampung yang berada di luar lokus yang telah ditentukan.

Karena dinilai sebagai strategi perusahaan dalam konteks pemerataan.

”Kami mencoba menyasar kampung di luar lokus agar mereka juga mendapat penanganan stunting. Karena seperti yang kita tahu kampung yang masuk lokus sudah pasti mendapat penanganan dari pemerintah daerah,” paparnya.

Selain itu, PT Berau Coal juga tetap berkoordinasi dengan berbagai OPD terkait. Seperti Program PMT telah bekerjasama dengan puskesmas untuk mendistribusikan makanan tambahannya.

”Ke depan kami akan koordinasikan lagi terkait data supaya dapat tersampaikan kepada instansi terkait. Program penanganan stunting ini akan tetap terlaksana dan diharapkan menjadi lebih baik dan maksimal lagi,” tandasnya.

Sumber: kaltim.tribunnews.com

]]>
Berau Coal Raih Gold Champion dalam BISRA 2023 https://beraucoalenergy.co.id/2023/08/22/berau-coal-raih-gold-champion-dalam-bisra-2023/ Tue, 22 Aug 2023 11:43:00 +0000 https://www.beraucoalenergy.co.id/?p=7565

TERIMA PENGHARGAAN: Manajemen PT Berau Coal diwakili General Manager Operation Support & Relations, Cahyo Andrianto, menerima penghargaan Gold Champion in Corporate Social Responsibility dalam ajang Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards (BISRA) 2023 di Jakarta, Selasa (15/8).

PT Berau Coal kembali mengukir prestasi dalam Anugerah Penghargaan Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards (BISRA) 2023 yang diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia Group. Dalam ajang ini, Berau Coal meraih Gold Champion Kategori Elemen Lingkungan untuk Program CSR Penyediaan Fasilitas Infrastruktur Dasar Pengelolaan Air Bersih.

Penghargaan itu diterima langsung General Manager Operation Support & Relations PT Berau Coal, Cahyo Andrianto, di Jakarta, Selasa (15/8). Dirinya mengungkapkan, penghargaan yang diperoleh PT Berau Coal dalam ajang BISRA 2023 merupakan hasil kinerja semua team PT Berau Coal.

“Pencapaian ini adalah hasil dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), serta program inovasi sosial yang bertujuan mendukung kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasional PT Berau Coal,” ungkapnya.

Program PPM PT Berau Coal dalam penyediaan fasilitas infrastruktur dasar pengelolaan air bersih bagi masyarakat lingkar operasional, telah dijalankan sejak tahun 2005. Program ini dijalankan secara bertahap, hingga kini telah menyasar 13 kampung dampingan.

“Fasilitas pengelolaan air bersih atau atau yang kami sebut dengan Water Treatment Plant (WTP) dibangun oleh PT Berau Coal dalam rangka mendukung Pemerintah Kabupaten Berau untuk menyediakan fasilitas sanitasi dasar di beberapa kampung yang belum memiliki akses ke jalur PDAM dan kesulitan mendapat akses air bersih,” terang Cahyo.

Ditambahkannya, akses air bersih menjadi kebutuhan sangat vital bagi masyarakat. Dengan kemudahan masyarakat dalam mengakses air bersih, berdampak langsung pada peningkatan kesehatan dan kualitas hidup yang baik.

Cahyo juga menyebut, penyediaan fasilitas pengelolaan air bersih ini dilakukan sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) pada sektor lingkungan hidup, yaitu mewujudukan akses air bersih dan sanitasi aman serta berkelanjutan bagi semua.

“Tidak hanya membangun fasilitas pengelolaan air bersih, kami juga memberikan edukasi dan pendampingan kepada kampung-kampung yang telah mendapat fasilitas ini, serta memberikan sarana penunjang operasional,” paparnya.

Yang tidak kalah penting, Berau Coal juga mendorong kemandirian masyarakat melalui penyerahan WTP untuk dikelola secara mandiri melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK).

“Keterlibatan BUMK untuk menambah pemasukan kampung dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Di samping itu, pengelolaan WTP juga dengan menggandeng PDAM setempat,” tambahnya.

Komitmen meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan masyarakat di sekitar operasional tidak hanya pada penyediaan kemudahan air bersih saja. PT Berau Coal juga secara konsisten menggalakkan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi masyarakat lingkar operasional, melalui program Jamban Keluarga Sehat dan Deklarasi Open Defecation Free (ODF).

“Selain itu, kami juga menjalankan program edukasi pengelolaan sampah bagi masyarakat dan mendukung tersedianya fasilitas pengelolaan sampah berupa bantuan motor sampah, serta mendukung aksi-aksi peduli lingkungan, seperti penghijauan,” jelas Cahyo.

Presiden Komisaris Bisnis Indonesia Group, Hariyadi Sukamdani, dalam sambutannya pada agenda puncak penghargaan BISRA 2023 menyampaikan, BISRA merupakan ajang penghargaan bagi perusahaan yang telah konsisten berkontribusi menjalankan program-program Corporate Social Responsibility (CSR) dan memiliki dampak positif pada lingkungan dan masyarakat.

Pihaknya berharap penghargaan ini dapat menjadi barometer baru dalam menjalankan program-program CSR yang mendukung pertumbuhan masyarakat yang kuat dan sejahtera.

“Dengan demikian, kita bisa semakin optimistis dan meyakini bahwa program CSR berkontribusi signifikan dalam membangun atau mendukung percepatan dicapainya Sustainable Development Goals (SDGs),” ucap Hariyadi.

Penghargaan BISRA 2023 merupakan bentuk pengakuan terhadap perusahaan-perusahaan yang berkomitmen untuk memberikan kontribusi kepada komunitas rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah, dengan tujuan mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan. Ajang BISRA 2023 diikuti oleh 72 peserta, dengan total 120 program CSR yang berkaitan dengan upaya mitigasi perubahan iklim.

National Director Habitat for Humanity Indonesia, Susanto Samsudin, selaku Dewan Juri BISRA 2023, mengungkapkan, penghargaan CSR diberikan kepada perusahaan yang mampu menciptakan perubahan positif dalam komunitas melalui program-program CSR yang berdampak nyata.

“Di setiap rupiah yang ditanamkan dalam program CSR harus membawa perubahan positif kepada komunitas, itu yang menjajdi tujuan. Itu yang semakin lama akan semakin kita tajamkan di setiap programnya,” tegas Susanto.

Sumber: berau.prokal.co/

]]>
Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Berau Coal Energy Tbk pada 22 Agustus 2023 / Invitation of Annual General Meeting of Shareholders PT Berau Coal Energy Tbk on August 22th, 2023 https://beraucoalenergy.co.id/2023/07/31/invitation-of-annual-general-meeting-of-shareholders-pt-berau-coal-energy-tbk-july-31th-2023/ Mon, 31 Jul 2023 09:41:00 +0000 https://www.beraucoalenergy.co.id/?p=7516
  • Invitation of Annual General Meeting of Shareholders PT Berau Coal Energy Tbk on August 22th, 2023
  • Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Berau Coal Energy Tbk pada 22 Agustus 2023
  • ]]>
    Tempuh Pendidikan Dokter Berkat Beasiswa Berau Coal https://beraucoalenergy.co.id/2022/10/28/tempuh-pendidikan-dokter-berkat-beasiswa-berau-coal/ Fri, 28 Oct 2022 09:13:00 +0000 https://www.beraucoalenergy.co.id/?p=7186

    MIMPI YANG SEMAKIN DEKAT: Arvenny Juliana, salah satu penerima beasiswa dari PT Berau Coal untuk S1 Pendidikan Dokter di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.

    TANJUNG REDEB – Arvenny Juliana, pelajar asal Kampung Gurimbang menjadi salah satu penerima beasiswa dari PT Berau Coal. Venny sapaan akrabnya, penuh semangat menuntut ilmu Pendidikan Dokter di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Bahkan sekarang, dia sudah memasuki semester 7 perkuliahannya.

    Sebelumnya gadis kelahiran Berau 29 Agustus 2001 ini tidak pernah menyangka akan melanjutkan pendidikan kedokteran. Bahkan, kini mantap kuliah sambil berorganisasi. Mengikuti organisasi tim bantuan medis di kampus sebagai relawan kemanusiaan bidang medis.

    “Tidak pernah terbayang bisa menjadi mahasiswa kedokteran full beasiswa. Ini juga berkat beasiswa PT Berau Coal,” ujarnya saat diwawancarai, kemarin (27/10).

    Venny sebenarnya mengaku sempat ragu mengambil keputusan pendidikan tersebut. Lantaran tidak ada keluarga yang berpendidikan dokter sebelumnya. Ayahnya hanya seorang petani, dan ibunya hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa. Hal itu juga yang membuatnya harus berpikir keras bagaimana caranya bisa mencapai impiannya tanpa harus membebani orangtua.

    “Saya mempunyai satu orang adik laki-laki dan saya anak pertama, jadi harus bisa menuntut ilmu pendidikan tanpa harus bebani orangtua,” ucap gadis yang berasal dari Kampung Gurimbang itu.

    Dengan segala keterbatasan, dia dan keluarga akhirnya mencari informasi beasiswa. Atas dukungan dan doa orangtua juga lah akhirnya mereka dipertemukan dengan salah satu perusahaan tambang yang memiliki program beasiswa bagi anak daerah.

    “Saya berusaha terus mencari info beasiswa. Sampai akhirnya dapat informasi ada membuka program beasiswa, saya langsung coba mendaftar dan alhamdulillah, berkat rezeki dan doa orangtua saya diterima,” bebernya.

    Karena ikhtiar dan kerja kerasnya yang tidak putus, membuat Venny mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan di program studi pendidikan dokter yang selama ini diimpikannya.

    Motivasi utamanya yaitu keluarganya. Yang membuat Ia yakin untuk mendaftar karena prospek kerja dokter yang selalu dibutuhkan dan bisa ditempatkan di mana saja. Kebetulan juga di kampung asalnya, Kampung Gurimbang, akses ke Rumah Sakit (RS) cukup jauh, harus menempuh jarak sekitar 45 menit hingga 1 jam.

    “Bayangkan saja jika mereka yang tidak memiliki kendaraan. Jadi saya berharap, dengan menjadi dokter bisa bermanfaat bagi keluarga dan secara luas bagi masyarakat di kampung sendiri,” tuturnya. 

    Menurutnya, dokter itu pekerjaan yang mulia. Dokter berkaitan erat dengan menyelamatkan nyawa manusia. Oleh sebab itu dia sangat bersemangat agar bisa segera lulus secepatnya. “Jadi bisa cepat juga mengabdi di Kampung Gurimbang,” katanya.

    Dirinya juga mengucap syukur atas beasiswa yang sudah diraihnya. Berkat beasiswa ini dirinya dapat selangkah lebih dekat dengan cita-citanya.

    “Beasiswa dari Berau Coal sangat berperan besar dalam proses saya meraih cita-cita,” ungkapnya.

    Ibu Venny, Nurliah pun patut berbangga, dirinya pun mengaku sangat mendukung anaknya bisa terus giat mengenyam pendidikan yang saat ini dijalaninya. Pendidikan dokter diakuinya bukanlah hal yang mudah, tapi dia melihat semangat dan kerja keras Venny akhirnya mendukung penuh keputusannya untuk kuliah kedokteran.

    Bahkan sejak kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA), Venny sudah mengungkapkan bahwa ingin masuk sekolah kedokteran. Nurliah mengira anaknya tidak akan sanggup. Ternyata setelah melihat semangat dan kerja kerasnya, dia dan keluarga sepakat mendukung sampai berhasil mendapat beasiswa.

    “Saya sangat berharap Venny bisa menolong orang-orang yang benar-benar membutuhkan. Terutama bagi masyarakat di Kampung Gurimbang,” ungkapnya.

    Sementara, Community Base Development Manager PT Berau Coal, Hikmawaty menuturkan, pihaknya berkomitmen untuk ikut memajukan pendidikan di Berau melalui program beasiswa kepada anak kurang mampu namun berprestasi di Kabupaten Berau. Beasiswa yang diberikan pun diterima hingga program studi yang ditempuh selesai.

    Dengan catatan berhasil mempertahankan IPK minimal diangka 3,25. Sudah menjamin biaya hidup selama menempuh pendidikan. Hingga biaya transportasi pun lengkap, mulai dari berangkat hingga kembali ke daerah setelah menyelesaikan studinya.

    “Kami ingin berkontribusi dalam mengembangkan dan mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap pakai bagi pembangunan di Kabupaten Berau,” tutupnya.

    Sumber: berau.prokal.co

    ]]>
    Dorong Lahirkan Atlit Sepak Bola, Berau Coal Rutin Dukung Batu Bual Cup https://beraucoalenergy.co.id/2022/08/04/dorong-lahirkan-atlit-sepak-bola-berau-coal-rutin-dukung-batu-bual-cup/ Thu, 04 Aug 2022 13:40:00 +0000 https://www.beraucoalenergy.co.id/?p=7253

    Foto saat Wakil Bupati Berau Gamalis usai menyerahkan hadiah kepada juara I Batu Bual cup ke-XVI, lalu foto bersama.

    Salah satu bentuk komitmen nyata PT Berau Coal di dunia olahraga Bumi Batiwakkal dalam menjaring atlit sepak bola berbakat yakni dengan rutin setiap tahun mendukung terlaksananya turnamen Batu Bual Cup. Sebagaimana Batu Bual Cup ke-XVI yang digelar sejak tanggal 14 Juli hingga 3 Agustus 2022, bertempat di Kampung Pegat Bukur Kecamatan Sambaliung. Di mana event tersebut resmi ditutup oleh Wakil Bupati Berau Gamalis, Rabu (3/8/2022).

    Kegiatan yang juga merupakan rangkaian Ulang Tahun Pegat Bukur ke 62 tersebut, dihadiri juga oleh Asisten I Sekkab Berau Hendratno, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Ilyas Natsir, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Yudi Artangali, Perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kapolsek Sambaliung Iptu Iwan Purwanto, Kepala Kampung Pegat Bukur Suhary Adi Kusuma, Perwakilan Manajemen PT Berau Coal dan puluhan tamu undangan lainnya.

    Event tahunan yang sempat vakum sekitar dua tahun akibat terjangan corona virus disease 2019 (covid-19) tersebut diikuti 36 peserta. Dimana peserta yang berhasil masuk ke babak final dan berlaga pada penutupan acara yaitu Batu Bual P vs KDC FC. Pemenang kompetisi tersebut berhak mendapatkan hadiah utama berupa piala dan uang tunai sebesar Rp 25 juta.

    Foto saat Perwakilan Manajemen PT Berau Coal menyerahkan hadiah kepada kepada juara 2 Batu Bual cup ke-XVI

    Corporate Communication Superintendent PT Berau Coal, Rudini mengatakan Batu Bual Cup digelar tahun 2022 ini merupakan event ke-XVI (16).

    “Benar sempat vakum selama 2 tahun karena covid-19. Karena mulai mereda pelaksanaan diadakan kembali oleh kampung dan kami pun kembali berpartisipasi mendukung event positif ini. Harapan kami melalui kegiatan seperti Batu Bual Cup ini mampu mencetak bibit unggul bahkan atlit berbakat yang mampu mengharumkan nama kampung juga kabupaten karena berhasil mengukir prestasi hingga tingkat provinsi bahkan nasional,” kata Rudini.

    Event semacam ini selain sebagai sarana dalam mendukung budaya hidup sehat melalui olahraga juga menjadi hiburan buat masyarakat. “Batu Bual Cup ini selain event olahraga, juga menjadi ajang silaturahmi untuk masyarakat kampung serta wujud sinergi positif antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan,” ujarnya.

    Sementara itu Wakil Bupati Berau Gamalis dalam sambutan beliau menuturkan, selaku Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau sangat apresiasi atas terselenggaranya acara ini sampai dengan penutupan hari ini (Rabu), baik warga kampung Pegat Bukur, seluruh panitia penyelenggara, maupun seluruh peserta. Terima kasih atas semangatnya dalam memupuk bibit bibit atlit olahraga di Bumi Batiwakkal, juga buat Dispora, KONI dan segenap stakeholder pendukung.

    “Menurut saya semua yang bertanding adalah pemenang dalam bidang olahraga. Dalam sebuah pertandingan endingnya pasti akan ada yang menang dan kalah. Jadi harapan saya bagi yang menang jangan tinggi hati, dan yang kalah jangan rendah diri,” Gamalis.
    Sekaligus menutup acara Batu Bual Cup ke-XVI tersebut.

    Sedangkan Kepala Kampung Pegat Bukur, Suhary Adi Kusuma mengatakan, Intinya komitmen kampung event ini akan selalu diselenggarakan tiap tahun. Tujuannya menggali bibit berprestasi dalam bidang olahraga di Kabupaten Berau.

    “Bersyukurnya lagi pihak ketiga yakni PT Berau Coal alhamdulillah selalu support dan perusahaan lain juga selalu bantu kami tiap tahun. Ke depan harapanya kampung kami ini juga terus di-support, salah satunya lapangan sepak bola kami masih kurang standar, makanya kita terus benahi agar baik lapangan maupun tempat penonton bisa lebih baik.

    Dalam hal ini kami minta Pemkab dan pihak ketiga untuk bersinergi menyuport, apalagi kita selalu komitmen adakan event ini tiap tahun,” tuturnya.

    Sumber: swarakaltim.com

    ]]>
    Komitmen PT Berau Coal, Dukung Kegiatan Kelurahan Gunung Panjang https://beraucoalenergy.co.id/2022/07/09/komitmen-pt-berau-coal-dukung-kegiatan-kelurahan-gunung-panjang/ Sat, 09 Jul 2022 21:39:00 +0000 https://www.beraucoalenergy.co.id/?p=7102

    PT Berau Coal kembali menunjukkan komitmen dukungannya terhadap kegiatan di Kelurahan Gunung Panjang. Kali ini PT Berau Coal berkontribusi dalam pelaksanaan bakti sosial sunatan massal yang diinisiasi oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Gunung Panjang, kemarin (7/7).


    Ketua LPM Gunung Panjang, Daud Yusup mengatakan, sunatan massal tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan. Untuk pertama kalinya sejak pandemi, akhirnya pihaknya kembali melaksanakn bakti sosial.

    “Kegiatan ini maasih dalam satu rangkaian hari ulang tahun (HUT) Gunung Panjang. Tentunya rangkaian kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari PT Berau Coal. Sehingga kami mengucapkan terima kasih atas komitmennya terhadap kegiatan yang dilaksanalan di Kelurahan Gunung Panjang ini,” ujarnya.

    Menurutnya, dukungan PT Berau Coal manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat yang berpartisipasi dalam sunatan massal tersebut. Apalagi antusias masyarakat cukup tinggi terhadap kegiatan ini. Sehingga dia berharap, sinergitas dengan pihak ketiga berjalan dengan baik. Terutama pada PT Berau Coal.

    “Semoga menjadi amal baik bagi perusahaan yang membantu, dan harapannya bisa terus membantu program-program kami yang lainnya juga,” tuturnya.

    Salah satu orangtua peserta sunatan massal, Dewi mengaku, sangat terbantu dengan adanya sunatan massal gratis tersebut. Diakuinya, itu merupakan kesempatan baik karena waktunya juga bertepatan dengan libur sekolah.

    “Terima kasih banyak kepada PT Berau Coal karena telah membantu dalam pelaksaan kegiatan sunatan massal gratis ini. Semoga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan keberadaan PT Berau Coal ini,” ucap Dewi.

    Terpisah, Eksternal Relations Superintendent PT Berau Coal Sulaiman, menjelaskan, kegiatan tersebut sangatlah positif dan menyentuh langsung ke lapisan masyarakat.

    “PT Berau Coal berkomitmen mendukung kegiatan di Kelurahan Panjang, termasuk kegiatan sunatan massal ini yang memang diperuntukkan bagi warga di wilayah Kelurahan Gunung Panjang secara gratis,” beber Sulaiman.

    PT Berau Coal bekerja sama dengan mitra kerja juga turut mewujudkan kesuksesan bakti sosial sunatan massal di kelurahan setempat. Diakuinya, kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh LPM setempat. Di mana, menjadi salah satu kegiatan rutin tahunan.

    “Sudah menjadi kewajiban kami untuk bersama ambil bagian, memberikan dukungan atas terlaksananya kegiatan tersebut,” jelasnya.

    Dia berharap dukungan yang diberikan bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh LPM melalui program yang dijalankan. Tentunya, agar masyarakat dan PT Berau Coal serta mitra bisa bersinergi dan saling mendukung, serta memberikan kontribusi positif.

    “Terima kasih juga atas partisipasi masyarakat. Bersyukur juga bahwa upaya dan bantuan yang kami berikan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sekitar,” tutupnya. (*/Iqb)

    Sumber: Berau.prokal.co, 8 Juli 2022

    ]]>