{"id":8733,"date":"2026-06-18T15:03:00","date_gmt":"2026-06-18T07:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/?p=8733"},"modified":"2026-07-15T15:10:33","modified_gmt":"2026-07-15T07:10:33","slug":"cokelat-kulanta-produk-lokal-labanan-makarti-yang-terus-bertumbuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/2026\/06\/18\/cokelat-kulanta-produk-lokal-labanan-makarti-yang-terus-bertumbuh\/","title":{"rendered":"Cokelat Kulanta, Produk Lokal Labanan Makarti yang Terus Bertumbuh"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-content\/uploads\/kulanta.jpg\"><img loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-content\/uploads\/kulanta-510x287.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-8734\" width=\"580\" height=\"326\" srcset=\"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-content\/uploads\/kulanta-510x287.jpg 510w, https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-content\/uploads\/kulanta-330x186.jpg 330w, https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-content\/uploads\/kulanta-768x432.jpg 768w, https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-content\/uploads\/kulanta-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-content\/uploads\/kulanta-1050x591.jpg 1050w, https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-content\/uploads\/kulanta.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 580px) 100vw, 580px\" \/><\/a><figcaption>Produk olahan kakao Kulanta di Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Di balik berkembangnya komoditas kakao di Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, lahir sebuah gerakan pemberdayaan yang kini membawa dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui kelompok usaha Kulanta, belasan perempuan desa kini terlibat aktif dalam mengolah kakao menjadi produk cokelat bernilai jual tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Inisiatif tersebut digagas oleh Dhea Nurwana Solihin asal Labanan Makarti yang melihat potensi besar kakao tidak hanya sebagai hasil panen, tetapi juga sebagai bahan baku industri rumahan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Berawal dari keterlibatannya dalam Program Pejuang Sigap Sejahtera pada 2019, Dhea melihat peluang untuk mengembangkan produk turunan kakao seiring meningkatnya budidaya tanaman tersebut di kampungnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat itu, pengembangan kakao didukung melalui bantuan bibit dari Pemerintah Kabupaten Berau.<\/p>\n\n\n\n<p>Alih-alih hanya menjual hasil panen, Dhea memilih mendorong pengolahan kakao menjadi produk siap konsumsi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia kemudian mengajak para ibu rumah tangga untuk ikut terlibat dalam proses produksi, mulai dari pengolahan hingga pemasaran.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPotensi kakao di kampung cukup besar. Saya berpikir bagaimana hasil panen ini bisa memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Gagasan tersebut kemudian melahirkan Kelompok Usaha Kulanta pada 2022. Kini, kelompok tersebut beranggotakan 15 perempuan yang berasal dari berbagai RT di Kampung Labanan Makarti.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Dhea, pelibatan perempuan menjadi salah satu fokus utama karena selama ini berbagai aktivitas pembangunan dan ekonomi di kampung lebih banyak didominasi kaum laki-laki.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\"><p><strong>\u201cSaya ingin ibu-ibu juga memiliki ruang untuk berkembang, memiliki keterampilan dan bisa berkontribusi terhadap perekonomian keluarga,\u201d katanya.<\/strong><\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Perkembangan Kulanta semakin pesat setelah mendapat dukungan dari PT Berau Coal melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat sejak akhir 2022.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbagai bentuk pendampingan diberikan, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan fasilitas produksi, pengembangan kemasan produk, hingga perluasan akses pasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Anggota Kulanta juga memperoleh kesempatan melakukan studi banding ke Bali dan Yogyakarta guna mempelajari strategi pengembangan usaha dan pemasaran produk UMKM yang lebih modern.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasilnya mulai terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Jika pada awal usaha omzet penjualan hanya sekitar Rp1 juta per bulan, kini produk cokelat Kulanta telah dipasarkan di sejumlah minimarket, hotel, hingga platform penjualan daring.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak hanya itu, produk mereka juga kerap tampil dalam berbagai pameran skala nasional, termasuk Trade Expo Indonesia di Jakarta.<\/p>\n\n\n\n<p>Prestasi tersebut turut mengantarkan Kulanta meraih penghargaan Tjipta UMKM Awards kategori Outstanding UMKM.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\"><p><strong>\u201cPendampingan yang kami terima sangat membantu, terutama dalam peningkatan kualitas kemasan dan pemasaran. Saat ini omzet usaha dalam setahun hampir mencapai Rp150 juta,\u201d ungkap Dhea.<\/strong><\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Ia pun menyampaikan apresiasi kepada PT Berau Coal yang terus mendampingi perkembangan usaha tersebut sejak awal.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTerima kasih kepada PT Berau Coal yang telah mendukung dan mendampingi perjalanan Kulanta hingga bisa berkembang seperti sekarang,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Community Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan mengatakan keberhasilan Kulanta menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat berkembang menjadi usaha produktif apabila didukung inovasi, kemauan belajar dan pendampingan yang berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, perusahaan berkomitmen membantu pengembangan UMKM melalui berbagai program pemberdayaan yang bertujuan menciptakan usaha mandiri dan berdaya saing.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\"><p><strong>\u201cKulanta membuktikan bahwa kakao lokal tidak hanya memiliki potensi sebagai komoditas pertanian, tetapi juga dapat diolah menjadi produk unggulan yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,\u201d tambahnya.<\/strong><\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>\u201cKami berharap kisah ini dapat menginspirasi kelompok usaha lainnya di Berau,\u201d pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-small-font-size\">Sumber: pusaranmedia.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di balik berkembangnya komoditas kakao di Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, lahir sebuah gerakan pemberdayaan yang kini membawa dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.\u00a0 Melalui kelompok usaha Kulanta, belasan perempuan desa kini terlibat aktif dalam mengolah kakao menjadi produk cokelat bernilai jual tinggi. Inisiatif tersebut digagas oleh Dhea Nurwana Solihin asal Labanan Makarti &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[18,48,49,27,24,3,32,28],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8733"}],"collection":[{"href":"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8733"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8733\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8735,"href":"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8733\/revisions\/8735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8733"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8733"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beraucoalenergy.co.id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8733"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}